Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 21 Agu 2020 06:41 WIB

TRAVEL NEWS

Nepal Tunda Buka Pintu untuk Turis Asing

Bonauli
detikTravel
Pegunungan Himalaya.
Nepal (dok Samde Sherpa/istimewa)
Khatmandu -

Nepal berencana untuk menerima kembali turis asing mulai bulan Agustus. Tapi, keputusan itu direvisi.

Nepal sempat merencanakan untuk kembali mengizinkan turis asing untuk plesiran ke sana mulai 17 Agustus. Tapi kemudian, pemerintah Nepal membuat penundaan mendadak untuk kembali membuka gerbang bagi wisatawan asing.

"Kementerian berencana untuk melanjutkan semua kegiatan terkait pariwisata dengan mengikuti protokol kesehatan dan keselamatan mulai 1 September 2020," ujar Sekretaris Kementerian Kedar Bahadur Adhikari.

Langkah itu dilakukan karena biasanya pendakian gunung-gunung di negara itu mencapai puncaknya pada musim gugur, mulai September hinngga November. Di musim ini biasanya Nepal mampu menarik sepertiga dari total 1,2 juta turis yang datang.

"Protokol keselamatan sedang diselesaikan dengan mengandalkan konsultasi dengan pemangku kepentingan terkait," kata dia.

Pemerintah Nepal belum merinci negara-negara mana saja yang akan diterima sebagai turis pertama. Bisa jadi turis dari semua negara diterima, tapi hanya turis yang terbang dari negara berisiko COVID-19 rendah yang bakal diutamakan.

"Mulai September turis yang tiba di Nepal harus membawa sertifikat kesehatan yang membuktikan bahwa mereka bebas dari COVID-19, tetapi batas waktunya belom ditentukan oleh pihak berwenang," kata Adhikari.

Informasi itu masih dapat berubah hingga pekan depan. Sementara, turis yang sudah tiba sebelum tanggal 17 Agustus akan diminta untuk menjalani karantina lebih dulu.

Departemen Pariwisata Nepal mulai mempersiapkan pedoman yang diperlukan untuk pendaki dan trekker yang berencana datang pada bulan September. Operator treking dan ekspedisi sudah siap untuk melanjutkan aktivitas pendakian yang mengikuti protokol keselamatan di musim gugur.

"Sebagian besar agen akan menjalankan ekspedisi di Gunung Manaslu dan Gunung Ama Dablam setelah penerbangan dilanjutkkan," ujar Iswari Poudel, wakil Presiden Asosiasi Operator Ekspedisi Nepal.



Simak Video "Massa Rayakan Pembatalan Pembubaran Parlemen Nepal oleh MA"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA