Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 26 Agu 2020 23:03 WIB

TRAVEL NEWS

Donald Trump Mau Jual Puerto Rico Karena Kotor dan Miskin

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar jumpa pers terkait virus Corona. Namun jumpa pers itu sempat dihentikan sementara karena ada penembakan di luar gedung putih.
Foto: Presiden Donald Trump (AP Photo/Andrew Harnik)
San Juan -

Presiden AS Donald Trump tak henti bikin sensasi. Dia disebut mau menjual Puerto Rico dan menukarnya dengan Greenland karena Puerto Rico kotor dan miskin.

Mantan kepala staf Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Miles Taylor membocorkan kepada publik bahwa Presiden Donald Trump ingin melakukan tukar guling Puerto Rico dengan Greenland.

Dalam sebuah sesi rapat bersama pejabat lainnya, Presiden Trump menyebut dirinya ingin melakukan itu karena 'Puerto Rico itu kotor dan orang-orangnya miskin'.

"Saya tidak menganggap pernyataan itu sebagai lelucon. Presiden Trump menyampaikan dia benci dengan orang Puerto Rico yang berada di belakang layar," kata Taylor dikutip dari NBCNews.com, Rabu (26/8/2020).


Taylor juga mengungkapkan sebelum melakukan kunjungan kerja ke Puerto Rico pada 2018 silam, Donald Trump mengungkapkan niat seriusnya untuk menjual Puerto Rico.

"Dia (Trump -red) mengatakan kepada kami, bukan hanya ia ingin beli Greenland, dia sungguh mengatakan ingin melihat apakah mungkin kami menjual Puerto Rico, atau menukar Puerto Rico dengan Greenland, karena menurutnya, Puerto Rico itu kotor dan masyarakatnya miskin," imbuh Taylor.

Sudah bukan rahasia lagi, kalau Presiden Trump sudah sejak lama diketahui tidak menyukai orang-orang Puerto Rico. Banyak orang Puerto Rico yang jadi imigran di AS dan malah menjadi beban ekonomi negeri Paman Sam.

Gedung Putih Membantah


Namun pernyataan Taylor tersebut kemudian dibantah oleh perwakilan Gedung Putih. Pihak Gedung Putih menyebut Presiden Trump tidak pernah punya rencana untuk menjual Puerto Rico. Trump bahkan ingin memberikan bantuan pemulihan untuk Puerto Rico.

Puerto Rico saat ini tengah mengalami krisis ekonomi karena Badai Maria, salah satu bencana alam yang paling mematikan dalam 10 tahun terakhir. Badai itu menyebabkan 2.975 orang kehilangan nyawa. Puerto Rico pun berada di ambang kebangkrutan terbesar dalam sejarah AS.

Puerto Rico juga mencatatkan angka kematian tertinggi akibat wabah virus Corona. Dari 3,2 juta penduduk, sekitar 12.500 orang dinyatakan positif, dengan korban jiwa mencapai 356 orang.

(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA