Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 28 Agu 2020 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Digigit Serangga, Turis Tuntut Perusahaan Tur Rp 500 Juta dan Menang

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
ilustrasi sakit perut
Foto: Ilustrasi sakit perut (iStock)
Izmir -

Turis ini mengalami peristiwa tidak menyenangkan saat liburan di Turki. Dia digigit serangga sampai sakit perut selama lima tahun. Dia pun menuntut ganti rugi dan menang.

Inilah kisah Peter Griffiths (58), turis asal Inggris yang pergi liburan ke Izmir, Turki beberapa tahun silam. Peter pergi liburan ke Turki dengan menggunakan jasa perusahaan tur dan travel TUI.

Di Izmir, Peter menginap di resor mewah bintang 5 bernama Aqua Fantasy, Aqua Park Hotel and Spa. Sayang, pergi liburan ke Turki justru jadi bencana bagi Peter. Dia digigit serangga yang menyebabkan dia sakit perut.

Tak tanggung-tanggung, sakit perut yang diderita Peter bertahan sampai 5 tahun lamanya setelah dia pergi liburan. Peter pun menuntut TUI untuk bertanggung jawab atas insiden yang dialaminya.

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Jumat (28/8/2020), selama liburan di Turki itu, Peter mengalami sakit kram perut, demam, hingga diare parah. Selama dua hari, dia tidak bisa beranjak dari kasur hotel.

Di hari ketiga setelah digigit serangga itu, barulah Peter bisa cukup kuat untuk pergi membeli obat-obatan. Namun apa daya, keesokan harinya keadaan tambah parah sehingga dia masuk ke rumah sakit sampai waktu liburannya usai.

Peter sampai turun berat badan lebih dari 10 kilogram akibat insiden di Turki itu. Dia pun menuntut tanggung jawab TUI yang telah mengatur rencana perjalanannya dan memilihkan hotel tersebut.

Setelah berjuang lama di pengadilan, akhirnya hakim Pengadilan Tinggi Birmingham memutuskan agar TUI memberikan kompensasi sebesar 29 Ribu Poundsterling (setara Rp 559 juta) kepada Peter atas kerugian yang dialaminya. Peter dinyatakan menang gugatan tersebut.

"Sebagai akibat dari sakitnya, dia sampai kehilangan berat badan 10 kilogram dan selera makannya berkurang selama 6 bulan, dia juga mengalami sakit kram dan diare," ujar salah satu juri di pengadilan itu.

Peter pun merasa lega atas putusan tersebut. Dia langsung kembali mengingat betapa mengerikannya liburan ke Turki saat itu.

"Itu adalah perasaan paling tidak enak yang pernah saya rasakan. Saya sampai khawatir apakah bisa terbang pulang. Beruntung rumah sakit berhasil mengeluarkan saya tepat waktu, dan saya masih menderita sampai saat ini. Sungguh mengkhawatirkan ini akan memberikan efek selama sisa hidup saya," kata Peter.



Simak Video "Ilmuwan Turki Kembangkan Tes Corona dengan Obat Kumur"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA