Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 23 Agu 2020 09:02 WIB

TRAVEL NEWS

Turis Marah-marah, Salad Rp 100 Ribu Isinya Cuma Tomat

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Salad Tomat
Foto: Sepiring salad tomat (dok. Reddit)
Amrum -

Seorang turis yang lagi liburan di Jerman marah-marah. Penyebabnya, dia beli salad seharga 6 Euro (Rp 104 ribuan), tapi isinya cuma tomat sepiring.

Seorang turis yang liburan di Amrum, sebuah pulau mungil di Jerman mengungkapkan kekesalannya di forum Reddit. Dia marah-marah karena makanan yang dipesannya tidak sesuai dengan ekspektasi. Padahal saat itu dia membayar dengan harga yang cukup mahal, yakni sebesar 6 Euro (setara Rp 104 ribuan).

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Minggu (23/8/2020), cerita bermula ketika turis dengan akun bernama @Gandi14 dihidangkan seporsi salad di sebuah restoran usai menjalani tur hiking di pulau Amrum.

Namun ekspektasi @Gandi14 akan seporsi salad sayuran segar yang akan disantapnya, berubah drastis 180 derajat ketika melihat piring yang diantarkan pelayan ke mejanya. Piring salad tersebut cuma berisi potongan tomat yang dibentuk lingkaran dengan sejumput irisan bawang bombay di tengahnya.


Salad itu juga tidak dilengkapi dengan bumbu apapun. Tidak garam, tidak merica, apalagi salad dressing. Sontak @Gandi14 kesal bukan kepalang dan membagikan foto salad tersebut ke forum Reddit.

"Salad ini seharga 6 Euro (setara Rp 104 ribuan) setelah tur hiking yang panjang," tulis @Gandi14 di Reddit.

Foto salad 'menyedihkan' itu pun langsung dikomentari oleh ratusan pengguna Reddit lainnya. Kebanyakan dari mereka menyebut sepiring tomat tersebut kemahalan untuk disebut sebagai salad, dan @Gandi14 sedang ditipu oleh pihak restoran.

"Kamu ditipu. Ini makanan sampah untuk harga 6 Euro," tulis salah seorang pengguna Reddit.

"Jadi itu cuma tomat dan bawang mentah? Itu bukan salad, itu cuma orang asal taruh aja di atas piring," timpal pengguna Reddit lain.

"Salad itu lebih sedih dari hidup saya. Sungguh buang-buang uang," komentar @single_clone.


Namun ada juga traveler lain yang berkomentar, sebaiknya sebelum memesan makanan, ada baiknya bertanya atau membaca menu yang tersedia. Tapi kemudian banyak juga yang menimpali bahwa bisa jadi menu yang tertulis dalam bahas Jerman, dan turis yang memesan tidak mengerti bahasa Jerman.

Kendala bahasa selama ini diketahui jadi penyebab salah paham yang paling sering terjadi selama traveling. Terutama di negara-negara yang tidak menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi mereka.

(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA