Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 08 Sep 2020 12:13 WIB

TRAVEL NEWS

Kelab Malam Jadi Pusat Pelanggaran Protokol Corona di Malaysia

Putu Intan
detikTravel
ilustrasi kelab malam
Ilustrasi kelab malam. Foto: (Jhillphotography/Getty Images)
Kuala Lumpur -

Kelab malam dan pub menjadi lokasi dengan pelanggaran protokol kesehatan terbanyak di Malaysia. Baru-baru ini, 580 orang sudah ditangkap.

Dilansir dari Channel News Asia, Selasa (8/9/2020) 580 orang itu telah melanggar peraturan perintah kendali pergerakan pemulihan COVID-19 (RMCO) di Malaysia pada Minggu (6/9/2020). Mereka ditangkap di pub dan kelab malam yang juga melanggar peraturan operasi saat masa pandemi.

Sementara itu, Menteri Senior Malaysia Ismail Sabri Yaakob juga menyampaikan, telah ditemukan 118 orang lainnya yang tidak menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing). Kemudian sebanyak 52 orang juga kedapatan tak mengenakan masker, 39 orang merupakan imigran gelap, dan 22 perusahaan yang gagal menyediakan formulir pendaftaran bagi pengunjung.

Dalam operasi itu juga ditemukan 52 tempat hiburan yang beroperasi melebihi jam yang diizinkan. Ada pula 2 orang yang melanggar perintah karantina.

Tak sampai di situ, di kelab malam juga ditemukan 7 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan prostitusi sementara satu orang lagi disebut menghalangi tugas pegawai negeri.

Jika ditotal, Malaysia sudah menangkap 873 orang pelanggar. Mayoritas dari mereka, yakni 797 orang dihukum denda sedangkan 71 lainnya ditahan. Kemudian ada 5 orang yang ditawari jaminan. Lalu 30 imigran gelap dan 4 penyelundup sedang diamankan.

Malaysia memang sedang getol 'bersih-bersih' pelanggar protokol kesehatan. Mereka juga memperpanjang masa berlaku RMCO yang awalnya berakhir pada 31 Agustus menjadi 31 Desember 2020.

Dalam masa ini, segala tempat yang menyelenggarakan aktivitas sosial, edukasi, religi dan bisnis dilarang buka. Nantinya akan ada standar baru untuk pembukaan kembali.

Malaysia juga menutup akses wisatawan masuk ke negaranya, termasuk dari Indonesia. Mereka hanya mengizinkan masyarakat melakukan perjalanan domestik .

Pada Senin (7/9/2020, Malaysia melaporkan lonjakan tertajam dalam kasus COVID-19 dalam tiga bulan terakhir. Malaysia saat ini menangani 9.459 infeksi virus Corona, di mana 128 orang di antaranya meninggal dunia.

(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA