Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 08 Sep 2020 19:18 WIB

TRAVEL NEWS

Malaysia Tutup Pintu Buat WNI, AirAsia Tetap Buka Rute

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Sejak akhir Maret, sebagian besar armada AirAsia Group yang berjumlah 282 pesawat telah terparkir di beberapa bandara di Asia. Di antara jumlah tersebut terdapat 28 unit pesawat yang terparkir di 4 lokasi di Indonesia sejak 1 April 2020 yaitu Jakarta, Denpasar, Medan, dan Surabaya.
(dok AirAsia)
Jakarta -

Hari Senin kemarin (7/9), Pemerintah Malaysia telah memberlakukan larangan masuk bagi WNI dan sejumlah negara lain. Namun, AirAsia tetap membuka rute ke sana.

Terhitung sejak kemarin, Malaysia resmi menerapkan larangan masuk bagi sejumlah negara yang tinggi kasus virus Corona termasuk Indonesia. Untuk informasi, pembatasan itu berlaku untuk pelajar, ekspatriat, permanent residents dan anggota keluarga.

Nama India hingga Filipina juga termasuk dalam daftar yang dilarang masuk. Hal itu konon dilakukan untuk menekan penyebaran corona yang disebabkan oleh kasus impor.

Hanya walau demikian, maskapai bujet AirAsia Indonesia yang punya rute antar kedua negara mengaku tetap membuka rutenya seperti biasa. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine.

"AirAsia Indonesia masih melayani rute penerbangan Malaysia-Indonesia yang difokuskan untuk mengangkut Warga Negara Indonesia yang ingin kembali ke tanah air dan warga negara lainnya yang telah mendapat pengecualian untuk masuk ke Indonesia, serta Warga Negara Malaysia yang ingin pulang ke Malaysia," ujar Veranita pada detikTravel, Selasa (8/9/2020).

Hanya dalam perkembangannya, pihak AirAsia Indonesia tetap akan berkoordinasi dengan kedua Pemerintah dalam pelaksanaannya.

"AirAsia Indonesia secara aktif berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah dan otoritas setempat mengenai kebijakan pengangkutan penumpang yang berlaku," tutupnya.

Sedangkan dari pihak Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Kementerian Luar Negeri atau Kemlu, masih belum mengetahui lebih lanjut sampai kapan larangan itu diberlakukan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengimbau bagi Anda untuk menunda rencana perjalanan ke wilayah Malaysia hingga kebijakan pelarangan tersebut dicabut," bunyi pernyataan resmi Kemlu lewat akun Instagram Safe Travel.

Oleh sebab itu, saat ini baiknya traveler menunda bepergian ke Negeri Jiran Malaysia kecuali ada urusan mendesak. Semoga badai ini cepat berlalu.

[Gambas:Video 20detik]




(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA