Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 10 Sep 2020 20:38 WIB

TRAVEL NEWS

Babak Belur Dihajar Corona, Palembang Mau Duet Wisata dengan Lampung

Raja Adil Siregar
detikTravel
Jembatan Ampera
Foto: Ilustrasi Jembatan Ampera (dok Kemenpar)
Palembang -

Berusaha bangkit setelah dihajar pandemi Corona, Pemkot Palembang mendorong pelaku industri pariwisata untuk mengembangkan paket wisata rute Palembang-Lampung.

Hal ini karena jarak Palembang-Lampung telah bisa ditempuh dalam waktu 4-5 jam. Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani menilai pariwisata di Kota Palembang dan di Lampung sudah saling melengkapi. Sehingga keduanya kini tidak lagi perlu bersaing dalam menggaet para wisatawan.

"Pariwisata di Lampung sudah menggeliat dengan adanya tol. Seharusnya kita bukan lagi bersaing, tapi kerja sama dan sifatnya complimentary. Bisa saling melengkapi di beberapa paket, jadi kenapa kita tidak jual bersama wisata ini," terang Isnaini kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).


Isnaini menilai Palembang dan Lampung memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri dari sisi pariwisata. Kuliner yang dimiliki kedua daerah ini juga dinilai sangat jauh berbeda namun masih saling berkaitan.

"Yang jelas alam kita udah berbeda, terus kuliner kita juga sama Lampung berbeda. Artinya kita harus saling melengkapi satu sama lain, bukan bersaing," katanya.

Sebut saja Lampung, kini pariwisatanya lebih menonjolkan wisata alam seperti pantai pasir, laut dan sejenisnya. Tetapi untuk Palembang dikenal dengan kuliner empek-empek, Jembatan Ampera, adat istiadat, wisata sejarah dan sejenisnya.


Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencie DPD Sumatera Selatan, Anton Wahyudi mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan kedua daerah. Sebab potensi pariwisata keduanya itu cukup bisa dikembangkan bersama.

"Dua wilayah ini punya potensi pariwisata cukup besar. Harus sama-sama keduanya mengembangkan potensi yang ada, tentu dengan kolaborasi dengan keunggulan masing-masing," kata Anton.

Anton menilai pariwisata Palembang kini sudah memiliki beberapa ikon utama. Di mana dengan ikon yang ada didukung dengan keberadaan Jakabaring Sport City sebagai sport tourism andalan yang kini digandrungi wisatawan.


Kehadiran Tol Trans Sumatera dinilai jadi salah satu faktor utamanya. Mengingat akses kedua daerah yang dulunya harus ditempuh belasan jam kini menjadi lebih singkat, yakni 4-5 jam.

"Karena kehadiran tol betul-betul membuat perjalanan Palembang-Lampung menjadi singkat. Kalau berangkat dari Palembang pagi, siang sudah bisa makan di Lampung. Selesai makan bisa keliling tempat wisata dan kembali ke Palembang lagi untuk cari kuliner," katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti mengakui pariwisata Palembang babak belur akibat COVID-19. Bahkan di sektor kuliner banyak pelaku UMKM yang nyaris gulung tikar dan butuh suport dana.



Simak Video "Serunya Bermain Sambil Belajar di Taman Kreatif Palembang"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA