Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 12 Sep 2020 19:15 WIB

TRAVEL NEWS

6 Bulan Tutup Perbatasan, Zimbabwe Segera Sambut Turis Internasional

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
air terjun
Foto: Air Terjun Victoria (Thinkstock)
Jakarta -

Saat Indonesia sedang memiliki kasus Corona melonjak, Zimbabwe telah siap menyambut kembali turis Internasional. Negara ini menutup perbatasannya selama hampir enam bulan.

Dikutip dari Travel and Leisure oleh detikcom, Zimbabwe telah menutup perbatasan dan menangguhkan penerbangan sejak Maret 2020. Kini, negara itu mengumumkan membuka kembali penerbangan domestik pada 10 September kemudian disusul penerbangan Internasional pada 1 Oktober.

Keputusan Zimbabwe itu bertujuan untuk kembali membangkitkan industri pariwisata Afrika yang telah menutup semua atraksi, hotel dan resor selama hampir enam bulan, di antaranya air terjun terbesar di dunia, Victoria dan cagar alam Taman Nasional Hwange. Aktifitas populer seperti bungee jumping, berperahu dan naik helikopter juga bisa beroperasi.

"Oleh karena itu, menjadi keputusan yang sangat disambut baik bahwa Kabinet telah mengizinkan semua kegiatan yang tadinya ditutup sebagai langkah menahan pandemi Corona, untuk sekarang melanjutkan operasi penuh," kata Menteri Industri Lingkungan, Iklim dan Pariwisata dan Perhotelan, Mangaliso Ndlovu, menurut surat kabar Zimbabwe, The Herald.

Menurut Pusat Sumberdaya Virus Corona Johns Hopkins, hingga kini, Zimbabwe memiliki 7.388 kasus virus Corona dengan 218 kematian. Nantinya, wisatawan mancanegara yang datang harus melakukan tes Corona terlebih dahulu.

"Semua wisatawan akan diminta memiliki sertifikat izin PCR (Polymerase Chain Reaction) COVID-19 yang dikeluarkan oleh fasilitas yang diakui, dalam waktu 48 jam sejak tanggal keberangkatan," menurut sebuah pernyataan dari pemerintah

Lockdown virus Corona telah menutup semua tempat wisata dan memberhentikan pekerja di beberapa hotel dan resor. Pemerintah Zimbabwe menargetkan kenaikan sektor pariwisata sebesar 7,4 %.

Menurut Kepala Eksekutif Otoritas Pariwisata Zimbabwe, Givemore Chidzihdi, kepada outlet, pariwisata menjadi bagian penting bagi perekonomian Zimbabwe. Sektor ini bisa mendapat kerugian ebih dari $1,1 miliar dengan kedatangan internasional yang menurun 70 hingga 87%.



Simak Video "Robert Mugabe, Presiden Zimbabwe 3 Dekade Wafat"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA