Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 14 Sep 2020 10:45 WIB

TRAVEL NEWS

Hutan Pelangi Bondowoso Diajukan Masuk UNESCO Global Geopark

Chuk Shatu Widarsha
detikTravel
Hutan Pelangi di Bondowoso
Hutan Pelangi Bondowoso. (Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikcom)
Jakarta -

Di Bondowoso terdapat hutan pelangi yang batang pohonnya tampak berwarna-warni. Kawasan ini diajukan sebagai Global Geological Park ke UNESCO untuk bidang biologi.

"Betul. Kawasan hutan itu diajukan sebagai Global Geological Park ke UNESCO, dengan subtitle National Geopark Ijen,"kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Parpora Bondowoso, Arif Setyo Raharjo, ketika dikonfirmasi detikcom di kantornya, Senin (14/9/2020).

Lebih jauh Arif memaparkan, kawasan hutan pelangi tersebut saat ini memang dikelola oleh Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan lembaga tersebut. Kawasan hutan pelangi itu memang berpotensi dan sudah memenuhi syarat untuk diajukan sebagai Global Geopark bidang biologi," kata Arif.

Hutan Pelangi di BondowosoHutan Pelangi di Bondowoso. Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikcom

Data lain dihimpun, kawasan hutan pelangi seluas sekitar 23 hektar itu masuk dalam Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Sumberwringin. Kawasan ini juga digunakan untuk kegiatan penelitian dengan core research (penelitian utama) litbang bidang pemuliaan pohon dan konservasi genetik.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah kawasan hutan di wilayah Sumberwringin, Bondowoso, terdapat tanaman pohonnya tampak berwarna-warni. Warga sekitar menyebutnya Hutan Pelangi.

Disebut hutan pelangi karena batang pohon yang memiliki nama Latin eucalyptus ini memang tampak berwarna-warni bak pelangi yakni hijau, kuning, merah jingga, hingga kebiruan.

Seorang ahli biologi dari Universitas Jember, Rendy Setiawan, menyebutkan bahwa warna pada batang pohon eucalyptus itu disebabkan karena proses oksidasi antara kambium dengan oksigen.

Sehingga ketika getah atau kambium tanaman itu mengelupas, jadilah gradasi warna. Batang pohon di hutan pelangi tersebut akan berwarna hijau, kuning, merah jingga, hingga biru tua, lalu coklat. Siklus tersebut akan berlangsung dan selalu berulang sepanjang tahun.



Simak Video "Sengketa Tanah di Bondowoso Berujung Sumpah Pocong"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA