Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 16 Sep 2020 20:03 WIB

TRAVEL NEWS

Corona Belum Mereda, Sleman Temple Run Akhirnya Batal

Jauh Hari Wawan S
detikTravel
Wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (1/7/2020). PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko membuka kembali kunjungan wisata Candi Prambanan pada Rabu (1/7/2020) dengan menerapkan protokol kesehatan ketat serta pembatasan jumlah pengunjung setelah tutup selama tiga bulan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww.
Candi Prambanan (Foto: Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah)
Sleman -

Event lari tahunan Sleman Temple Run batal diselenggarakan. Pembatalan penyelenggaraan tersebut lantaran sampai saat ini kasus COVID-19 di Sleman belum melandai.

"Dengan berat hati untuk Sleman Temple Run tahun 2020 ditiadakan. Mengingat kondisi pandemi belum ada tanda-tanda mereda bahkan, ada beberapa klaster baru. Ini sangat berhubungan dengan pertimbangan penyelenggaraan Sleman Temple Run," kata Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswoyo di Pendopo Parasamya Setda Sleman, Rabu (16/9/2020).

Harda menjelaskan bahwa secara teknis, penyelenggaraan Sleman Temple Run 2020 telah mengalami penundaan dari jadwal yang telah ditentukan. Melihat kondisi saat ini, kemungkinan terbaik adalah meniadakan Sleman Temple Run 2020.

"Secara teknis kegiatan ini sudah seharusnya di bulan Juli 2020 namun ditunda dan saat ini tidak mungkin ditunda lagi. Kemungkinannya hanya ditiadakan," tegasnya.

Pertimbangan lain yang diambil oleh Pemkab Sleman yaitu adanya rekomendasi dari pihak kepolisian untuk melakukan penundaan.

"Rekomendasi dari polisi juga meminta agar ditunda karena bersamaan dengan masuknya masa kampanye Pilkada 2020," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Sudarningsih mengatakan dinas bersama pihak penyelenggara telah menyiapkan secara maksimal untuk penyelenggaraan Sleman Temple Run 2020. Namun pihaknya mempertimbangkan risiko yang besar mengingat sejumlah peserta berasal dari wilayah zona merah.

"Sebagian peserta itu dari zona merah, jadi melihat kondisi saat ini risikonya besar," kata Ningsih.

Selain itu, Sudarningsih menyebut event Sleman Temple Run juga tidak bisa diselenggarakan secara virtual. Hal tersebut akan bertolak belakang dengan konsep Sleman Temple Run itu sendiri yaitu rute yang dipilih yaitu menyusuri Candi.

"Jika Sleman Temple Run dilakukan secara virtual mungkin akan ada kesulitan dalam tahapan penjuriannya," jelasnya.

(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA