Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 20 Sep 2020 13:15 WIB

TRAVEL NEWS

Serunya Berburu Belalang di Festival Nampaling Pangandaran

Faizal Amiruddin
detikTravel
Festival menangkap belalang di Pangandaran.
Keseruan Festival Nampaling di Pangandaran (Faizal Amiruddin/detikTravel)
Pangandaran -

Berupaya melestarikan tradisi dan budaya peninggalan nenek moyang, warga dan pemerintah Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran menggelar Festival Budaya Cikalong, Sabtu - Minggu (19-20/9/2020).

Festival budaya itu menyuguhkan aneka ragam seni dan budaya tradisional seperti Festival Nampaling, lomba sasawangan, bazar kuliner buhun, ronggeng gunung ketuk tilu, rampak gondang dan lainnya.

Salah satu yang menarik adalah Festival Nampaling. Nampaling ini adalah lomba menangkap belalang atau "simeut" di area pesawahan yang baru saja selesai panen.

Cara menangkapnya dengan menggunakan jaring. Mirip "sair" alias jaring penangkap ikan. Juaranya tentu saja mereka yang berhasil menangkap belalang paling banyak.

Festival menangkap belalang di Pangandaran.Menangkap belalang menggunakan jaring khusus (Faizal Amiruddin/detikTravel)

Belalang atau simeut yang sudah tertangkap itu kemudian dimasak, entah itu digoreng atau ditumis. Bagi masyarakat Pangandaran masakan belalang itu menjadi kuliner khas yang digandrungi.

"Enak, banyak yang suka. Dibuat cemilan atau lauk nasi juga bisa," kata Kepala Desa Cikalong, Ruspandi.

Dia menjelaskan, tradisi nampaling ini sudah ada sejak dulu. Selain menyenangkan terutama bagi anak-anak, nampaling juga adalah upaya untuk mengurangi populasi belalang yang kerap menjadi hama bagi tanaman padi.

"Anak-anak zaman dulu mainannya ya seperti ini. Tak hanya sore, kalau lagi bulan purnama, pesawahan itu ramai sampai malam," kata Ruspandi.

Kini tradisi itu berusaha dilestarikan dengan dikemas dalam sebuah festival seni dan budaya. "Semoga ini menjadi daya tarik wisata, karena festival ini digelar rutin setiap tahun," kata Ruspandi.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata yang juga hadir dalam acara itu menyampaikan apresiasi atas digelarnya festival seni budaya di Desa Cikalong.

Menurutnya Desa Cikalong merupakan desa yang unik dan istimewa karena mampu melestarikan seni dan budaya leluhur hingga saat ini.

"Alhamdulillah ini tahun kedua diselenggarakan festival seni dan budaya ini. Saya bangga masyarakat Desa Cikalong masih memelihara tradisi yang diwariskan turun temurun," ujar Jeje.

Sebagai daerah wisata, kehadiran festival seni budaya ini akan memperkaya daya tarik Pangandaran, yang selama ini sudah dikenal dengan keindahan pantainya. "Saya sudah minta dinas terkait untuk memoles kegiatan ini agar semakin memiliki daya tarik wisata. Tetapi tetap menjaga keaslian tradisinya," kata Jeje.

Sementara itu masyarakat Desa Cikalong yang menjadi peserta festival, tampak semangat dan riang gembira mengikuti kegiatan ini.

Dengan membawa alat nampaling atau alat untuk menangkap belalang berbahan bambu, warga berburu belalang ke sawah beramai-ramai. Berbagai hadiah yang disediakan panitia membuat mereka bersemangat berburu belalang.



Simak Video "Usai Gempa M 5,6, Pengunjung di Pantai Pangandaran Masih Ramai"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA