Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 22 Sep 2020 20:24 WIB

TRAVEL NEWS

Akibat COVID-19, Kawanan Monyet Jarah Makanan di Thailand

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
NEW DELHI, INDIA - APRIL 08: Monkeys gathered on the side of the road eat bananas passed out by residents as India remains under an unprecedented lockdown over the highly contagious coronavirus (COVID-19) on April 08, 2020 in New Delhi, India. Wild animals, including monkeys, are roaming human settlements in India as people are staying indoors due to the 21-day lockdown. With Indias 1.3 billion population and tens of millions of cars off the roads, wildlife is moving towards areas inhabited by humans. Wild animals in many countries have been seen roaming streets. A study says some 60 percent of the new diseases found around the globe every year are zoonotic, meaning they originate in animals and are passed on to humans. COVID-19 is a zoonotic disease that is suspected to have come from the wet markets of Wuhan, China. (Photo by Yawar Nazir/Getty Images)
Foto: Getty Images/Getty Images
Bangkok -

Pandemi COVID-19 tak hanya jadi masalah bagi manusia, tapi juga monyet di Thailand. Sepi makanan, para monyet turun dan menjarah makanan di pemukiman.

Sebelum pandemi menyerang, sejatinya kuil Tum-koa-ii di sisi Selatan Thailand selalu ramai turis yang datang berkunjung. Hadirnya turis juga sekaligus memberi pasokan makanan pada monyet liar yang tinggal di sana.

Hanya seiring dengan sepinya turis, pasokan makanan yang biasa didapat para monyet di biara itu berkurang drastis. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Selasa (22/9/2020), akibatnya sekitar ratusan monyet turun gunung dan melakukan aksi penjarahan seperti diberitakan media Daily Star.

Aksi penjarahan oleh kawanan monyet itu terekam dalam sejumlah video selama beberapa bulan terakhir dan menebar rasa takut di kalangan warga. Mengetahui hal tersebut, para biksu penghuni kuil bergerak dan mulai memberi makan para monyet.

"Kami telah mengeluarkan lebih dari 10 ribu baht tiap bulan untuk membeli makanan bagi para monyet malang itu. Mereka telah menimbulkan banyak masalah bagi masyarakat," ujar salah satu biksu penghuni kuil, Kampol Kasraj.

Tak hanya di Thailand, aksi penjarahan oleh kawanan monyet juga sempat terjadi di Delhi, India. Tak hanya menjarah makanan, monyet di India malah sampai mencuri sampel darah berisi COVID-19 usai menyerang satu asisten lab di Meerut Medical College beberapa waktu lalu seperti diberitakan Mirror.

Beruntung, sampel darah itu diketemukan dalam kondisi baik. Para peneliti menyebut, tak ada kasus penularan corona di kawanan monyet tersebut. Ada-ada saja ya. Semoga tidak terjadi di Indonesia.

(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA