Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 28 Sep 2020 12:04 WIB

TRAVEL NEWS

Protokol Kesehatan Juga Disiapkan di Destinasi Flores Timur

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Larantuka
Ilustrasi pantai di Larantuka, Flores Timur (dok. Kemenpar)
Larantuka -

Sejumlah destinasi wisata di Flores Timur tengah dipersiapkan dengan protokol kesehatan. Melalui gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman), Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores gencar menyuarakan penguatan destinasi wisata dengan menerapkan protokol kebersihan, kesehatan, keamanan, dan ramah lingkungan (Cleanliness, Health, Safety, Environment/CHSE) secara disiplin.

Berdasarkan siaran pers dari Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) yang diterima detikTravel Senin (28/9/2020), kegiatan itu dilaksanakan di Pantai Kawaliwu di teluk Hading, Larantuka, Flores Timur (24/9/2020) yang dihadiri secara langsung oleh Direktur Utama BOPLBF, Shana Fatina, Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, Kepala Dinas Pariwisata Flores Timur, Apolonia Korebima, perangkat desa Kecamatan Lewolema dan masyarakat sekitar Pantai Kawaliwu.

"Terima kasih kepada masyarakat Flores Timur, karena telah menerima kami dengan baik dan menunjukkan semangatnya bahwa Flores Timur sangat siap untuk menyambut pariwisata new normal," ungkap Shana.

Menurut Shana, setelag pandemi kebutuhan pariwisata kedepannya akan berubah total, bagaimana selera masyarakat, bagaimana cara mereka berinteraksi dan bagaimana mencari destinasi yang ingin mereka kunjungi akan berubah semuanya. Ini yang sedang disiapkan bersama Kemenparekraf.

"Bersama Kemenparekraf sedang kami siapkan untuk melihat kebutuhan pasar pariwisata kedepannya melalui studi khusus. Semalam saya berdiskusi dengan Ibu Apolonia (Kadispar), kita akan lihat klasifikasi segmen pasar untuk Flores Timur, target negara, kelompok, dan lokasi," terang Shana.

Sementara itu Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, saat membuka kegiatan menerangkan, Pemkab Flores Timur telah menetapkan kebijakan tentang pariwisata berbasis masyarakat, di mana masyarakat merupakan faktor utama penggerak pariwisata.

"Melalui Gerakan BISA hari ini saya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan taat pada protokol kesehatan. Penyiapan fasilitas kebersihan seperti toilet dan tempat sampah juga infrastruktur penunjang keselamatan dan keamanan lainnya. Dengan begitu Flores Timur siap menerima kunjungan wisatawan," kata Agustinus.

Setelah melakukan kegiatan bersih-bersih bersama dan simulasi penerapan protokoler kesehatan, BOPLBF juga memberikan secara simbolis beberapa peralatan pendukung untuk kelancaran penerapan protokol CHSE pada kebiasaan normal baru di destinasi wisata seperti alat pendukung kesehatan seperti Thermo Gun , masker dan Face Shield, serta alat - alat penunjang kebersihan.

Selain itu, secara simbolis juga diserahkan peralatan pendukung untuk kegiatan pembenahan bangunan bekas pasar di area dekat Pantai Kawaliwu.
Bangunan bekas pasar tersebut ke depannya oleh Pokdarwis setempat akan difungsikan sebagai pusat kuliner dan pertunjukan budaya masyarakat Flores Timur.

(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA