Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 28 Sep 2020 22:22 WIB

TRAVEL NEWS

Perjalanan Thomas Cook, dari Bangkrut Sampai Sekarang Dibeli China

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
People walk past a closed Thomas Cook store in London, Britain, September 23, 2019. REUTERS/Henry Nicholls
Foto: Ilustrasi Thomas Cook (Henry Nicholls/Reuters)
London -

Thomas Cook, perusahaan tur dan travel tertua sedunia kini jadi milik China. Tahun lalu, perusahaan itu dinyatakan bangkrut sampai China datang menyelamatkan.

Bulan September 2019 jadi bulan yang sangat kelam bagi perusahaan Thomas Cook. Mereka dinyatakan bangkrut, setelah beroperasi selama kurang lebih 178 tahun.

Kebangkrutan tersebut membuat 600 ribu orang traveler di seluruh dunia terlantar karena perjalanan dan rencana liburan mereka dibatalkan. Sekitar 22 ribu orang di seluruh dunia juga terpaksa kehilangan pekerjaan.

DikumpulkandetikTravel dari beberapa sumber, Senin (28/9/2020) penyebab bangkrutnya Thomas Cook diketahui karena perusahaan tersebut terlalu banyak menanggung beban hutang. Di tahun 2011 saja, hutang mereka mencapai USD 1,24 Miliar.


Di tahun 2019, Thomas Cook berusaha untuk mendapatkan pinjaman uang sebesar USD 249 Juta. Namun ternyata usaha tersebut gagal. Perusahaan ini pun mengajukan diri bangkrut pada 23 September 2019.

Padahal Thomas Cook dikenal sebagai perusahaan raksasa di bidang tur dan travel. Mereka juga merambah bisnis ke dunia aviasi lewat maskapai Thomas Cook yang punya sekitar 105 buah pesawat.

Perusahaan tersebut pun punya 22 juta konsumen dari seluruh dunia. Tak cuma itu, mereka juga punya 550 toko dan sekitar 40 ribu kamar hotel di seluruh dunia. Namun ketika dinyatakan bangkrut, semuanya lenyap tak bersisa.

Namun sekarang, Thomas Cook memasuki babak baru setelah dibeli firma asal China bernama Fosun Tourism Group. Brand Thomas Cook dibeli seharga 11 juta poundsterling atau setara Rp 209 miliar.


Kini, firma asal China itu akan menyulap Thomas Cook sebagai perusahaan tur dan travel online, meninggalkan branding lamanya sebagai perusahaan tur dan travel konvensional.

Mereka pun mulai meninggalkan toko konvensional dan beralih ke dunia digital. Meski sudah mulai re-branding, tapi Thomas Cook masih mempertahankan logonya yang lama.

Thomas Cook adalah perusahaan tur dan travel tertua di dunia. Didirikan pertama kali pada tahun 1841, itu berarti usianya sekarang sudah mencapai 179 tahun.



Simak Video "Walau Kasus Corona Tinggi, Inggris Tak Mau Lockdown Total"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA