Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 04 Okt 2020 21:51 WIB

TRAVEL NEWS

Kemenparekraf Pilih Bromo Jadi Percontohan MICE di Jatim

Faiq Azmi
detikTravel
Kemenparekraf sosialisasi MICE di Jawa Timur, Sabtu (3/10/20)
Kemenparekraf sosialisasi MICE (Faiq Azmi/detikTravel)
Surabaya -

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)menyosialisasikan new normal MICE. Di Jawa Timur, wisata Bromo menjadi percontohan.

Kegiatan itu meliputi sosialisasi dan simulasi panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan pada penyelenggaraan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhebition (MICE). Wisata Gunung Bromo menjadi destinasi di Jatim yang dipilih untuk sosialisasi protokol kesehatan atau CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability).

"Harapannya, para pemangku kepentingan MICE dapat memiliki pemahaman sama terhadap pentingnya menjalankan protokol yang telah disusun dalam panduan dalam rangka tatanan kenormalan baru," ujar Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani di Surabaya, Jumat (2/10/2020).

Rizki menjelaskan penerapan panduan itu agar wisatawan yang melancong di destinasi wisata di Indonesia merasa aman dan nyaman kendati liburan saat pandemi virus Corona. Selain itu, sektor MICE bisa kembali bangkit sertamemacu pertumbuhan dan kreativitas lebih baik dari sebelumnya.

Selain itu, aksi tersebut menjadikan Indonesia sebagai tujuan kegiatan MICE yang memiliki value proposition sekaligus memenangkan persaingan di dunia internasional.

Panduan pada kegiatan ini, lanjut dia, menekankan pada penerapan prosedur standar pelaksanaan kegiatan yang aturan teknis spesifiknya akan disesuaikan dengan panduan buatan asosiasi dan industri MICE sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Selain itu, menurut dia, panduan merupakan operasional dari keputusan Menteri Kesehatan tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian COVID-19 yang diturunkan pada pelaksanaan kegiatan MICE di Indonesia.

Ketentuan yang termuat dalam panduan ini, kata dia, juga mengacu pada protokol yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia, World Health Organization (WHO), Travel and Tourism Council (WTTC), Asosiasi MICE Nasional dan internasional, seperti ICCA, UFI, AIPC, serta ASPERAPI.

Sementara itu, sosialisasi tersebut, kata Rizki, bertujuan untuk menyamakan pemahaman mengenai isi panduan kepada pemangku kepentingan MICE sehingga panduan dapat dijalankan dengan sesuai pada saat pelaksanaan kegiatan.

Sosialisasi akan dilaksanakan di sembilan tujuan wisata MICE, yakni Yogyakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Manado, Lombok, Banten (mewakili Jakarta), Semarang dan Batam. Untuk Jatim, tujuan wisata yang dipilih Kemenparekraf bersama MICE untuk sosialisasi dan simulasi panduan ialah wisata Gunung Bromo.

Kadisbudpar Jatim, Sinarto, mengapresiasi sosialiasi panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan pada kegiatan MICE. Dipilihnya Bromo di Jatim, karena destinasi ini menjadi salah satu kawasan wisata favorit di Indonesia.

"Melalui panduan, sosialisasi dan simulasi maka di sektor ini, khususnya para pelaku pariwisata akan pulih serta perekonomian kembali menguat. Wisata Bromo telah buka dengan kapasitas pengunjung 20 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," kata Sinarto.

(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA