Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 05 Okt 2020 14:00 WIB

TRAVEL NEWS

Karyawan Hotel Garden Palace Tak Digaji, Disnakertrans Jatim Bersuara

Faiq Azmi
detikTravel
Hotel Garden Palace di Surabaya yang karyawannya belum digaj sejak April.
Karyawan hotel Grand Palace mendirikan tenda dan memasang spanduk minta bantuan sembako (Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Sekitar 61 Orang karyawan Hotel Garden Palace Surabaya mengaku belum dibayar oleh pihak hotel. Begini tanggapan dari Disnakertrans Jawa Timur.

Para karyawan hotel Garden Palace Surabaya memasang poster minta sumbangan. Mereka juga mengadu salah satunya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur.

Kadisnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo meminta pihak hotel untuk berunding dengan karyawan soal gaji yang belum dibayarkan hingga keadaan hotel saat ini.

"Saran kita ya dirembuk dulu lah. Dirundingkan antara pihak hotel dengan karyawan bagaimana enaknya. Mampu bayar berapa ke karyawan. Karyawan yang ikut BPJS Ketenagakerjaan kan juga dapat santunan saat pandemi ini," kata Himawan saat dikonfirmasi detikcom, Senin (5/10/2020).


Himawan menyebut apabila ada proses PHK karyawan, harusnya melalui prosedur pengajuan ke Disnaker Kota Surabaya. Dari pengakuan karyawan Hotel Garden Palace, mereka di-PHK sepihak dan mengadu baik ke Disnaker Kota Surabaya dan Disnakertrans Jatim.

"Ya proses PHK itu kan ada pengajuannya dulu ke Disnaker Kota (Surabaya). Lalu ada anjurannya. Yang pasti PHK sepihak memang harus memberi upah, pesangonnya bagaimana untuk karyawan, apalagi yang permanen," jelasnya.


Himawan menilai kondisi perekonomian di sektor hotel saat pandemi COVID-19 lagi lesu. Ia menyebut hotel kesulitan mendapat pemasukan karena yang menginap (menyewa kamar) sedikit.

"Memang kondisinya begitu, hotel okupansinya juga tahu sendiri gimana. Duit dari mana mereka (hotel), kalau yang tidur (nyewa hotel) nggak ada," imbuhnya.


Soal sanksi kepada hotel Garden Palace yang tidak membayar gaji karyawan, Himawan menyebut keputusan ada di tangan Disnaker Kota Surabaya. Pihaknya tidak bisa mengintervensi meski mendapat laporan dari karyawan yang di-PHK tersebur. "Sanksinya ya kita tunggu dari Disnaker kota. Kita nggak bisa ujug-ujug intervensi. Cari solusi dulu lah antar pihak hotel dengan karyawan," pungkasnya.

(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA