Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 18 Okt 2020 18:07 WIB

TRAVEL NEWS

Permudah Turis Berkunjung, Eropa Aktifkan Sistem Lalu Lintas Baru

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Kawasan wisata di Spanyol.
Foto: Wisata Spanyol (Youtube)
Brussel -

Minggu ini, mayoritas negara-negara anggota Uni Eropa menyetujui sistem lalu lintas bersama. Ini akan mempermudah wisatawan untuk mengetahui keamanan dari sebuah negara

Dikutip dari Lonely Planet. Ada warna hijau, oranye dan merah, tergantung pada jumlah kasus virus Corona yang pada sebuah negara. Data akan disediakan oleh Pusat Pengendalian Penyakit Eropa yang diperbarui setiap minggu melalui situs web resmi.

Sistem lalu lintas baru EropaSistem lalu lintas baru Eropa Foto: (Pusat Pengendalian Penyakit Eropa)

Warna akan ditentukan oleh berbagai faktor, termasuk kejadian 14 hari per 100.000 populasi dan tingkat tes positif. Untuk negara dengan data yang tidak cukup akan diberi warna abu-abu.

Untuk turis dari kawasan hijau dan oren bisa bergerak bebas tanpa dikarantina. Meskipun, mungkin ada rekomendasi bagi turis yang bepergian dari kawasan oranye untuk menunjukkan hasil tes negatif COVID-19. Sedangkan mereka yang bepergian dari zona merah atau abu-abu harus menunjukkan hasil tes COVID-19 negatif sebelum bepergian, atau menjalani karantina saat tiba.

"Hak kami untuk bergerak bebas di seluruh Uni Eropa telah sangat dipengaruhi oleh pandemi. Selain itu, warga dihadapkan pada begitu banyak aturan dan prosedur yang berbeda, informasi yang tidak jelas tentang daerah berisiko tinggi dan rendah, kurangnya kejelasan tentang apa yang harus dilakukan saat bepergian," kata juru bicara Komisi Eropa.

Sistem lalu lintas ini pun bersifat suka rela untuk masing-masing negara. Mereka berhak menentukan turut serta dalam sistem baru ini atau tidak. Meski, mayoritas negara Uni Eropa telah setuju untuk menerapkannya.

Setiap negara anggota juga bisa menetapkan persyaratannya sendiri, misalnya mewajibkan tes negatif atau periode karantina yang berbeda. Contohnya, Italia yang mewajibkan semua pengunjung menunjukkan hasil tes negatif sebelum tiba.

Sistem baru tersebut akan diluncurkan secara resmi mulai minggu depan. Data akan dipublikasikan 24 jam sebelum peta warna diperbarui setiap minggunya.

(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA