Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 20 Okt 2020 14:05 WIB

TRAVEL NEWS

Urutan Lapisan Matahari dari Inti hingga Lapisan Terluar Menurut NASA

Lusiana Mustinda
detikTravel
Matahari Solar Orbiter
Foto: ESA
Jakarta -

Matahari merupakan pusat tata surya yang memiliki peran penting bagi kehidupan di bumi. Struktur matahari terbagi atas beberapa lapisan kulit dan bagian inti.

Menurut Sarbani Basu dari Department of Astronomy, Yale University, Amerika Serikat dalam artikel "Helioseismology and Solar Abundances" menyatakan matahari tersusun sebagian besar dari senyawa gas hidrogen sebanyak 74 % dan helium yang terionisasi.

Sementara fisikawan asal Inggris Michael Woolfson dalam bukunya The Origin and Evolution of the Solar System menyebutkan matahari memiliki diameternya sekitar 1.392.684 km atau kira-kira 109 kali diameter Bumi. Massanya sebesar 330 ribu kali massa Bumi.

Lapisan-lapisan yang menyelimuti matahari terdiri dari beberapa tingkatan. Ada empat lapisan dari matahari yang perlu kita ketahui.

Mengutip dari NASA, berikut lapisan urutan matahari:

1. Fotosfer

Urutan lapisan matahari dari luar ke dalam yang pertama adalah fotosfer. Fotosfer adalah lapisan matahari terdalam yang dapat kita amati secara langsung. Ini mencapai dari permukaan yang terlihat di pusat cakram matahari hingga sekitar 250 mil (400 km) di atasnya.

Suhu di fotosfer bervariasi antara sekitar 6500 L di bagian bawah dan 4000 K di atas (11000 dan 6700 derajat F, 62000 dan 3700 derajat C). Sebagian besar fotosfer ditutupi oleh granulasi.

2. Kromosfer

Kromosfer adalah lapisan matahari yang berada di antara sekitar 250 mil (400 km) dan 1300 mil (2100 km) di atas permukaan matahari (fotosfer). Suhu di kromosfer bervariasi antara sekitar 4000 K di bagian bawah (yang disebut suhu minimum) dan 8000 K di atas (6700 dan 14000 derajat F, 3700 dan 7700 derajat C). Jadi di lapisan ini (dan lapisan yang lebih tinggi) sebenarnya akan semakin panas jika Anda menjauh dari matahari, tidak seperti di lapisan bawah yang akan semakin panas jika Anda mendekati pusat matahari.

3. Wilayah Transisi

Urutan lapisan matahari selanjutnya adalah wilayah transisi. Wilayah transisi ini adalah lapisan yang sangat sempit (60 mil / 100 km) antara kromosfer dan korona dimana suhunya naik secara tiba-tiba dari sekitar 8000 menjadi sekitar 500000 K (14000 hingga 900000 derajat F, 7700 hingga 500000 derajat C).

4. Korona

Urutan lapisan matahari terluar dimulai sekitar 1300 mil (2100 km) di atas permukaan matahari (fotosfer). Suhu di korona adalah 500000 K (900000 derjaat F, 500000 derajat C) atau lebih hingga beberapa juta K.

Korona tidak dapat dilihat dengan mata telanjang kecuali saat gerhana matahari total atau dengan menggunakan koronagraph, Korona tidak memiliki batas atas.

Itulah urutan lapisan matahari yang perlu kita ketahui detikers.



Simak Video "Melihat Fenomena Halo Matahari di Langit Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA