Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 24 Okt 2020 13:15 WIB

TRAVEL NEWS

Kata dr Reisa Staycation Pilihan Terbaik Isi Libur Panjang, Ini Tipsnya

Alfi Kholisdinuka
detikTravel
liburan keluarga
Foto: shutterstock
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro mengatakan pilihan terbaik untuk mengisi masa libur panjang akhir bulan adalah dengan staycation atau berlibur di rumah saja.

Menurutnya, staycation pilihan aman dan bisa dijadikan kesempatan menjalankan protokol kesehatan keluarga yang telah disusun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Rumah dibersihkan dan didisinfeksi secara rutin. Pastikan peredaran udara segar dan lancar dengan membuka ventilasi atau jendela, biarkan sinar matahari masuk," ujar dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Sabtu (24/10/2020).

Dr Reisa menilai meski berlibur di rumah saja, hal itu tidak kalah seru dibandingkan berlibur di luar rumah. Banyak hal yang dapat dilakukan mulai tur virtual ke tempat-tempat wisata seperti museum dan sejenisnya.

Bisa juga memanfaatkan internet untuk menonton konser musik, film atau membuat permainan seru bersama anggota keluarga bahkan berolahraga bersama.

"Nah, untuk olahraga ini, kami sudah pernah menyampaikan pedoman dari Kementerian Pemuda dan Olahraga opsi melakukan olahraga di rumah sebagai opsi terbaik. Yoga misalnya, senam atau mempraktekkan tips stretching dan angkat beban," lanjut Reisa.

Namun, kata dia, bila masyarakat memutuskan untuk berolahraga di luar rumah, perhatikan intensitasnya. Untuk tingkat intensitas ringan disarankan tetap memakai masker dan menjaga jarak aman.

Meski demikian, bagi masyarakat yang tetap memutuskan dengan sangat matang untuk bepergian ke luar kota, Pemerintah mengingatkan agar memilih moda transportasi yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, seperti maskapai penerbangan atau kereta api.

"Bagi yang memakai transportasi umum, pastikan jadwalnya sudah dipilih dari jauh hari. Agar dapat menjauhi kerumunan atau bahkan antrean panjang. Dalam perjalanan wajib memakai masker, hindari makan atau minum, hindari mengobrol panjang di bus atau kereta," jelasnya.

Sementara itu, untuk masyarakat yang bepergian dan harus menginap, maka pilihlah hotel atau akomodasi yang patuh dan disiplin menerapkan sanitasi dan protokol kesehatan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah meminta destinasi wisata untuk menerapkan prinsip CHSE.

"Yaitu Cleanlines, Health, Safety and Environment sustainability. Atau bersih, sehat dan aman terutama dari ancaman Covid-19 dan jangan lupa tetap ramah lingkungan," ungkapnya.

Lalu untuk masyarakat yang tetap bekerja diluar rumah selama masa libur panjang, tetap ikuti protokol kesehatan atau arahan Satgas COVID-19 tingkat perusahaan. Tetap melaporkan bagi karyawan yang bepergian keluar kota.

Tak lupa, ia kembali menginformasikan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan panduan selama libur panjang dapat berkunjung ke situs resmi pemerintah di alamat Covid-19.go.id atau bisa berkunjung ke situs resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau bisa menelepon ke nomor 119 ekstensi 9 jika memerlukan informasi lebih lanjut.

"Ingat, berlibur itu baik untuk kesehatan psikologis kita. Tetapi, tidak mengurangi tanggung jawab kita melindungi diri dan orang lain dari risiko COVID-19. Sikap bertanggung jawab juga baik untuk kesehatan mental, melindungi diri artinya melindungi orang lain juga dan pada akhirnya melindungi Indonesia," pungkasnya.

Oleh karena itu, guna mencegah penyebaran virus di masa long weekend ini masyarakat diimbau #IngatPesanIbu untuk selalu jaga jarak, pakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun agar penyebaran COVID-19 tidak semakin meluas.



Simak Video "Kolaborasi Hotel dan Telemedis, Tawarkan Staycation yang Nyaman"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA