Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 31 Okt 2020 07:09 WIB

TRAVEL NEWS

Maskapai Ini Bangkrut Karena COVID-19, Bisa Terbang Lagi

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Maskapai Flybe
Maskapai Flybe (Foto: Reuters)
Jakarta -

Maskapai ini jadi salah satu korban awal pandemi COVID-19. Kini, perusahaan itu siap mengangkasa kembali. Traveler tahu maskapai mana?

Adalah maskapai Flybe. Dilansir CNN, pada satu titik maskapai regional independen terbesar di Eropa ini bangkrut pada Maret 2020.

Saat itu COVID-19 mulai menyebar ke seluruh Eropa. Tetapi tujuh bulan kemudian, ketika pandemi virus Corona berlanjut tanpa akhir, maskapai tersebut telah diakuisisi dan bisa terbang lagi pada tahun 2021.

Berita tersebut disambut baik oleh dunia penerbangan sebagai secercah harapan bagi industri yang dilumpuhkan pandemi.

Maskapai yang berbasis di Inggris ini telah mengkonsolidasikan rute domestiknya dalam beberapa tahun terakhir agar tetap memiliki trayeknya. Berkantor pusat di Exeter, rute operasinya di sekitar Inggris, dari Cornwall ke Skotlandia

Flybee merupakan maskapai yang mempekerjakan sekitar 2.200 orang dan mengangkut 8 juta penumpang setahun.

Pada Februari 2019, Flybe dibeli oleh konsorsium yang didukung Virgin Atlantic. Rencananya ada pengubahan nama menjadi Virgin Connect, menggunakan rute domestik untuk menyalurkan penumpang ke penerbangan Virgin Atlantic yang beroperasi di jarak jauh.

Tetapi pada 5 Maret, maskapai yang berbasis di Exeter itu menghentikan operasinya. Sekarang, merek dan aset yang tersisa telah dijual ke Thyme Opco yang merupakan bagian dari Virgin Connect.

"Kesepakatan itu diharapkan memungkinkan bisnis Flybe untuk memulai kembali operasinya sebagai maskapai regional di Inggris dengan merek Flybe pada awal 2021," kata seorang administrator dalam sebuah pernyataan.

Di masa lalu, Flybe menawarkan rute antara bandara regional Inggris dan destinasi Eropa lainnya. Kemungkinan maskapai yang diluncurkan ulang ini akan beroperasi lebih efisien.

Maskapai Flybe juga akan terhambat oleh Brexit. Inggris meninggalkan Uni Eropa pada 31 Desember, dan kesepakatan belum diumumkan.

Maskapai penerbangan yang berbasis di Inggris mungkin tidak dapat memasuki wilayah udara UE kecuali ada kesepakatan lebih lanjut.

Seorang juru bicara BALPA, serikat pekerja untuk pilot Inggris, menyambut baik pengumuman tersebut. Kebangkitan Flybe juga bisa membuka jalan bagi maskapai lainnya, dimulai dari Virgin Australia, Avianca, dan Compass Airlines yang bangkrut karena pandemi.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
dRooftalk
×
Saat Militer Lucuti Baliho
Saat Militer Lucuti Baliho Selengkapnya