Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 01 Nov 2020 06:41 WIB

TRAVEL NEWS

Jepang Longgarkan Perbatasan untuk 9 Negara, Ada Indonesia?

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Lansekap Tokyo Sky Tree dengan latar belakang bangunan bertingkat diambil dari salah satu sisi kota Tokyo
Jepang Foto: (Rachman Haryanto/detikTravel)
Tokyo -

Pulihkan ekonomi negara, Jepang mulai melonggarkan perbatasan untuk sembilan negara pada Jumat (30/10). Pengumuman ini diberikan oleh Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi.

Melansir The Straits Times oleh detikcom, Minggu (1/11/2020), Jepang menurunkan tingkat peringatan risiko penularan untuk Thailand, Singapura, Taiwan, Selandia Baru, Brunei, Vietnam, China, Korea Selatan dan Australia ke tingkat dua dari tiga. Di bawah tingkat peringatan risiko infeksi ketiga, masyarakat Jepang diinstruksikan untuk tidak melakukan perjalanan apapun.

Dikutip dari Antara, selama ini pemerintah Jepang telah melarang perjalanan ke 159 negara dan wilayah. Kini juga masih merekomendasikan pelancong untuk tidak melakukan kunjungan jika tidak dalam keadaan mendesak, termasuk ke sembilan negara tersebut.

Jepang akan berangsung-angsur melonggarkan aturan karantina selama 14 hari untuk sebagian pelaku bisnis yang bepergian ke luar negeri. Hal ini dilakukan untuk merevitalisasi ekonomi yang terpukul karena pandemi Corona.

Aturan tersebut akan berlaku bagi warga Jepang yang baru kembali dari luar negeri dan para pemegang visa jangka panjang, namun tergantung pada kapasitas pengujian di bandara. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai angka pastinya.

Pada bulan lalu, Singapura dan Jepang meluncurkan 'Residence track' atau 'Jalur Kediaman' untuk para eksekutif bisnis dan profesional yang memegang izin kerja. Kemudahan ini juga diperuntukkan bagi negara dengan 'jalur hijau timbal balik' atau 'jalur bisnis'. Terutama melayani pelancong bisnis jangka pendek dan perjalanan resmi antar kedua negara.

Menurut Kementerian Luar Negeri Singapura, kebijakan ini akan membantu memulihkan konektivitas dan mendukung pemulihan ekonomi Jepang dan Singapura. Selain itu, perlindungan kesehatan masyarakat akan diberlakukan pada peraturan tersebut.



Simak Video "Rekor Kasus Harian Corona, Jepang Siaga Maksimum!"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA