Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 06 Nov 2020 12:10 WIB

TRAVEL NEWS

Setelah 8 Bulan, Akhirnya Machu Picchu Dibuka untuk Turis

Woman standing on a ledge and overlooking the Inca ruins of the city of Machu Picchu seen in the background.
Foto: Machu Picchu (iStock)
Jakarta -

Setelah berencana membuka destinasi dan membatalkannya, kini Machu Picchu telah sambut wisatawan. Destinasi populer ini sudah tutup selama delapan bulan akibat pandemi.

Dikutip dari Fox News oleh detikcom, saat dibuka pada Jumat (6/11/), kota kuno Inca di Pegunungan Andes tersebut hanya menerima 675 wisatawan per hari. Pembatasan kapasitas itu merupakan hanya 30 persen dari jumlah wisatawan yang datang sebelum pandemi COVID-19.

Machu Picchu merupakan destinasi benteng inca yang berasal dari abad ke 15, lokasinya berada di atas gunung setinggi 7.970 kaki. Saat pembukaan kembali, pertunjukan cahaya dan juga ritual inca digelar.

"Hari ini, Machu Picchu dibuka. (Tempat ini) dibuka dengan protokol (kesehatan dan keselamatan, dibuka untuk mengatakan bahwa kita aktif kembali taoi dengan tanggung jawab dan kehati-hatian yang besar, karena kita melihat semua yang terjadi di dunia," kata Menteri Perdagangan dan Pariwisata Luar Negeri, Rocio Barrios dalam sebuah pidato.

Sementara, industri pariwisata global secara keseluruhan telah diguncang oleh pandemi, bahkan ribuan orang telah kehilangan pekerjaaan mereka. Kepala asosiasi hotel dan restoran setempat, Joaquin Randall mengatakan pada AFP bahwa sebelum ada COVID-19, ada 80 hotel di wilayah Cusco, koya Ollantaytambo, namun sekarang setengah dari penginapan tersebut telah bangkrut.

Sebelum dibuka untuk umum, Machu Picchu pada bulan lalu sempat dibuka hanya untuk satu orang turis yang berasal dari Jepang. Dia datang ke Peru sejak Maret lalu untuk mengunjungi benteng inca ini. Tak bisa pulang, wisatawan bernama Jesse Katayama itu pun terdampar selama tujuh bulan.



Simak Video "PBNU: Masih Banyak Saudara Kita Tak Percaya Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA