Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 07 Nov 2020 09:17 WIB

TRAVEL NEWS

AS Perlahan Angkat Larangan Operasi Kapal Pesiar

Kapar pesiar Royal Caribbean mengumumkan akan berlayar pertama kali sejak pandemi virus Corona di Singapura. Mereka telah mendapatkan izin dari pemerintah.
Ilustrasi kapal pesiar (Foto: Getty Images/Matt Cardy)
Washington -

Amerika Serikat mulai melonggarkan larangan bagi kapal pesiar. Akhir bulan lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperbolehkan lagi operasi kapal-kapal jumbo itu dengan syarat.

Diberitakan CNN, CDC mengatakan bahwa jangka waktu kapal pesiar di perairan AS tak boleh dipesan penumpang berakhir pada hari Sabtu. Sebagai gantinya, CDC telah mengeluarkan 'Framework for Conditional Sailing Order for Cruise Ships' yang dimulai pada hari Minggu, 1 November.

Namun bukan berarti bakal banyak kapal yang penuh penumpang akan berlayar seperti tahun 2019 dimulai lagi. Kata kunci dalam keputusan ini adalah bersyarat.

Perintah tersebut adalah langkah hati-hati pertama menuju dimulainya kembali industri pelayaran yang telah hancur oleh pandemi COVID-19. Perintah larangan berlayar diberlakukan sejak 14 Maret lalu.

Aturan yang baru diberlakukan ini ditujukan untuk kapal pesiar dengan kapasitas angkut sedikitnya 250 penumpang. Anak buah kapal akan naik terlebih dahulu.

Tahap pertama dari upaya ini tidak berfokus pada penumpang tetapi ABK. Mereka diizinkan turun dari kapal pesiar di perairan teritorial Amerika Serikat.

Kegiatan bertahap dimulai saat operator kapal pesiar membangun lab untuk menguji ABK dan calon penumpang. Perusahaan harus menunjukkan bahwa mereka mematuhi persyaratan pengujian, jarak sosial, karantina, dan isolasi jika diperlukan.

Fase selanjutnya adalah melakukan simulasi perjalanan dengan sukarelawan yang berperan sebagai penumpang untuk menguji strategi mitigasi virus Corona selama perjalanan.

Setelah kapal pesiar memenuhi persyaratan tertentu, mereka akan disertifikasi untuk memulai operasi dengan penumpang sebenarnya.

Selanjutnya: Kebijakan Mengurangi Penularan COVID-19 di Kapal

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA