Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Nov 2020 15:35 WIB

TRAVEL NEWS

Museum Cirebon Ini Simpan Peninggalan Penaklukan Sunda Kelapa

Sudirman Wamad
detikTravel
Isi Museum Keraton Kasepuhan Cirebon.
Koleksi Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon (Sudirman Wamad/detikTravel)
Cirebon -

Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, menyimpan ribuan koleksi benda-benda pusaka peninggalan sejak zaman Sunan Gunung Jati. Beberapa di antaranya merupakan senjata tua milik sultan, prajurit dan benda rampasan peperangan.

Koleksi senjata pusaka di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon itu tersimpan di beberapa lemari koleksi dan sudut ruangan museum. Seperti koleksi sejumlah senjata pada peradaban awal Cirebon yang tersimpan di lemari koleksi paling depan, tepat setelah pintu masuk museum. Lemari ini berisi keris, pedang dan sejenisnya.

Kemudian, di sudut pojok belakang ada baju zirah milik prajurit Portugis. Di sampingnya terdapat beberapa meriam peninggalan Portugis, Mongolia dan India. Selain itu, ada juga senjata peninggalan Sunan Gunung Jati dan para sultan.

Isi Museum Keraton Kasepuhan Cirebon.Koleksi bersejarah Museum Keraton Kasepuhan Cirebon (Sudirman Wamad/detikTravel)

Kujang yang dibuat pada era Kerajaan Padjajaran juga masih tersimpan. Kujang-kujang peninggalan era Padjajaran ini tersimpan di lemari bagian depan.

"Koleksi senjata peperangan banyak, seperti keris, kujang, pedang, tombak dan lainnya. Ini koleksi dari era sultan ke sultan, bahkan sejak era Sunan Gunung Jati," kata Iman Sugiman selaku Kabag Pemandu Keraton Kasepuhan Cirebon saat berbincang dengan detikTravel, Rabu (11/11/2020).

Lebih lanjut, Iman menceritakan tentang peristiwa penaklukan pasukan Portugis pada 1527 di Sunda Kelapa. Saat itu menantu Sunan Gunung Jati, Raden Fatahillah memimpin pasukannya melawan Portugis di Sunda Kelapa.

"Peristiwa penaklukan di Sunda Kelapa itu menjadi cikal bakal Jakarta. Dari peristiwa tersebut, pasukan Fatahillah membawa rampasan perang, salah satunya baju zirah atau kere. Nah, ini menjadi koleksi di museum kami," kata Iman.

Isi Museum Keraton Kasepuhan Cirebon.Ada banyak peninggalan yang sarat sejarah (Sudirman Wamad/detikTravel)

Selain peristiwa tersebut, Iman juga menceritakan peristiwa peperangan lainnya. Era Sultan Sepuh V Sultan Matangaji yang dikenal ahli strategi juga menyimpan banyak koleksi.

"Abad 17 itu eranya Sultan Sepuh V, di sini ada koleksi seperti sangkur atau bayonet. Peristiwa yang terkenalnya adalah Perang Kedondong, tokohnya salah satunya Ki Bagus Rangin," kata Iman.

Iman mengatakan, peninggalan senjata pusaka yang digunakan saat peperangan zaman dulu itu masih dalam kondisi terawat. Setiap tahunnya ada agenda untuk membersihkan benda-benda pusaka dari debu.

Sementara itu, Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan Cirebon Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat mengatakan, kunjungan wisata di Keraton Kasepuhan Cirebon mulai membaik.

"Sebelumnya memang rata-ratanya setiap akhir pekan itu 300 pengunjung. Sekarang sudah mulai sekitar 700 pengunjung. Mulai meningkat," ujar Alexandra.



Simak Video "Air Kolam Kejujuran Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA