Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 13 Nov 2020 18:40 WIB

TRAVEL NEWS

Agen Perjalanan Online Berperan Penting Buat UKM Saat Pandemi

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Ilustrasi Hotel
Foto: Ilustrasi (iStock)
Jakarta -

Peranan Agen Perjalanan Online (OTA) ternyata cukup penting bagi kelangsungan Usaha Kecil Menengah (UKM) di industri hospitality saat pendemi.

Menurut laporan Pacific Asia Travel Association (PATA) yang bertajuk 'The Role of Online Travel Agencies (OTAs) in supporting Asia-Pacific SMEs in Recovery', digitalisasi dan inovasi adalah kunci bagi kelangsungan hidup UKM di kala masa pandemi.

Pandemi Covid-19 telah mengubah gaya orang dalam berwisata secara drastis, sehingga sangat penting bila bisnis hospitality, terutama UKM, dapat menyesuaikan dengan operasional mereka dan dapat berkembang di ekosistem dunia digital.

Ada perubahan dinamika hubungan antara UKM dan Online Travel Agent (OTA), di mana OTA semakin diakui dan mendapatkan nilai lebih sebagai mitra teknologi, data dan marketing.

Sangat penting bagi UKM hospitality untuk memahami tren dan menjangkau target baru di masa sekarang ini. UKM yang memanfaatkan OTA bisa mengurangi investasi top-down mereka terutama dalam fitur pembayaran, dukungan pelanggan dan upaya pemasaran.

"OTA adalah tentang teknologi dan kreativitas. Mereka menggunakan teknologi untuk menjadi kreatif dan mendapatkan pelanggan. OTA itu cerdas dan memudahkan kita menggunakan teknologi dengan baik," ujar UKM hospitality di Indonesia dalam keterangannya, Jumat (13/11/2020).

OTA merupakan partner teknologi yang tepat untuk membantu UKM dalam menyediakan pemahaman komprehensif mengenai informasi data untuk meningkatkan bisnis mereka. Informasi data bisa digunakan untuk mengoptimalkan pendapatan melalui meta-search, machine learning, kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI), diversifikasi produk dan sentralisasi platform.

"Meskipun biro perjalanan tradisional ramah terhadap pelanggan, OTA memanfaatkan teknologi dengan lebih baik dan benar-benar memberdayakan pelanggan," ungkap UKM hospitality di Indonesia.

"Agen Perjalanan Online (OTA) berperan penting dalam proses pemulihan UKM. UKM bisa memanfaatkan data mereka dan mendigitalkan untuk beradaptasi dan membangun ketahanan jangka panjang. Kami optimis industri ini akhirnya bisa pulih dengan kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta untuk memastikan tidak ada yang tertinggal," kata Dr. Mario Hardy, CEO, Pacific Asia Travel Association.

"Pengusaha perhotelan yang sukses menggunakan data dan teknologi untuk mengoptimalkan harga dan marketing. Semakin banyak perusahaan pariwisata UKM yang mendapati berada di sisi yang salah dalam tech moat - mereka tidak bisa melakukan analisa data yang kompleks dan pemasaran global internal," kata Greg Wong, Managing Director of Global Affairs Agoda.

"Laporan ini menunjukkan bagaimana UKM bisa menggunakan platform seperti Agoda untuk mendapatkan manfaat teknologi dalam menjangkau target mereka secara spesifik di belahan dunia lain. Agoda juga membantu hotel UKM berpartisipasi dalam beberapa program kemitraan pemerintah di Asia. UKM meminta agar pemerintah dan platform teknologi bekerja sama lebih jauh untuk membantu merevitalisasi industry pariwisata yang sangat terdampak oleh pandemi," tutup Greg.



Simak Video "Imbas Pandemi, Disney Bakal PHK 32 Ribu Karyawannya"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA