Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 18 Nov 2020 20:04 WIB

TRAVEL NEWS

Emirates Catat Kerugian Rp 47 Triliun Sepanjang 2020

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Pesawat Emirates
Wabah Corona menurunkan pendapatan Emirates Foto: Emirates
Dubai -

Maskapai Emirates mengumumkan mengalami kerugian selama pertengahan tahun fiskal 2020-2021. Nilai kerugiannya mencapai USD 3,4 miliar (setara Rp 47 triliun).

Emirates Group mengumumkan hasil pertengahan tahun mereka untuk tahun fiskal 2020-2021. Secara keseluruhan, Emirates Group mencatatkan pendapatan sebesar USD 3,7 miliar untuk enam bulan pertama di tahun 2020-21.

Jika dirupiahkan, pendapatan tersebut angkanya sekitar Rp 52 triliun. Pendapatan Emirates tersebut turun sebesar 74% dari USD 14,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan pendapatan yang sangat drastis itu disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang mengakibatkan berhentinya penerbangan di seluruh dunia selama berminggu-minggu karena penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan yang diberlakukan di banyak negara.

Emirates Group pun melaporkan rugi bersih pertengahan tahun 2020-21 sebesar USD 3,8 miliar atau setara Rp 53 triliun. Untuk unit maskapai Emirates sendiri mencatatkan kerugian sebesar USD 3,4 miliar atau setara Rp 47 triliun.

"Kami mengawali tahun fiskal ini di tengah lockdown global, saat lalu lintas penumpang udara terhenti total. Dalam situasi yang tidak pernah terjadi sebelumnya di industri penerbangan dan perjalanan, Emirates Group mencatat kerugian tengah tahun untuk pertama kalinya dalam lebih dari 30 tahun," ungkap Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, Chairman dan Chief Executive, Emirates Airline dan Group dalam keterangannya, Rabu (18/11/2020).

Sedangkan, posisi kas Emirates Group pada 30 September 2020 ini mencapai USD 5,6 miliar, turun dari sebelumnya yang jumlahnya sebesar USD 7,0 miliar dibandingkan dengan posisi kas pada 31 Maret 2020.

"Kami berhasil memanfaatkan cadangan kas kami yang kuat, dan melalui pemegang saham dan komunitas keuangan kami yang luas, kami dapat memastikan bahwa kami memiliki akses ke pendanaan yang cukup untuk menopang seluruh bisnis dan membantu kami melewati waktu yang menantang ini," imbuh Sheikh Ahmed.



Simak Video "Bioskop di Uni Emirat Arab Mulai Kedatangan Film Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA