Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Nov 2020 13:57 WIB

TRAVEL NEWS

Strategi Singapura Hidupkan Kembali Industri Pariwisata Lokal

Singapura
Foto: Singapore Tourism Board
Jakarta -

Kegiatan pariwisata di Singapura perlahan kembali berdenyut. Tempat-tempat wisata sudah dapat dikunjungi wisatawan domestik, tentunya dengan standar kesehatan yang baru.

Mulai 1 Juli 2020, Singapura memberlakukan fase pemulihan tahap kedua. Di fase ini, Singapore Tourism Board (STB) membuka kesempatan bagi operator objek wisata lokal untuk mengajukan izin operasi. Pun begitu dengan pengelola hotel, dapat mengajukan perizinan untuk kembali menerima tamu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Tak ada yang berubah dari pesona keindahan lingkungan atau kelezatan kuliner Negeri Singa usai pandemi menyerang. Hanya saja, pengunjung mesti berkomitmen untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengindahkan berbagai ketentuan dalam hal mencegah penyebaran COVID-19.

Di fase pemulihan tahap kedua, setiap orang wajib selalu mengenakan masker saat bepergian. Masyarakat Singapura juga harus selalu menjaga jarak minimal 1 meter. Selain itu, dilarang berkerumun lebih dari lima orang.

Sertifikasi SG Clean yang dijalankan sejak awal pandemi menjadi modal kuat bagi pariwisata Singapura untuk kembali bangkit. SG Clean merupakan standarisasi kebersihan bagi tempat-tempat publik, mencakup tempat wisata, restoran, hotel, di Singapura. Penilaian dilakukan dengan sangat teliti oleh para profesional dari pihak ketiga, sehingga objektivitasnya terjaga.

SingapuraSingapura Foto: Singapore Tourism Board

SG Clean merupakan tonggak penerapan protokol kebersihan dan kesehatan bagi tempat-tempat wisata, restoran, maupun hotel di Negeri Singa. Standar kebersihan yang sudah diterapkan tersebut akan membuat wisatawan lebih aman dan nyaman dalam berwisata.

Otoritas Singapura juga menggunakan sistem SafeEntry App untuk memudahkan pelacakan individu. SafeEntry App merupakan sistem perekam data individu saat masuk dan keluar dari tempat-tempat umum, termasuk perkantoran, tempat wisata, dan restoran. Sistem ini akan mencatat NRIC/FIN (nomor identitas) dan nomor ponsel setiap individu yang berkunjung, sehingga memudahkan melacak kemungkinan penyebaran virus Corona.

SingapuraSingapura Foto: Singapore Tourism Board

Setelah Singapura bisa dibuka untuk turis mancanegara, kamu sebaiknya merencanakan lebih dulu perjalananmu dengan menyusun itinerary perjalanan. Cari tahu tempat-tempat yang sudah bisa dikunjungi beserta waktu operasionalnya. Informasi tersebut bisa diperoleh di https://www.visitsingapore.com/. Sementara itu, penginapan dan tempat-tempat lain yang ingin dikunjungi bisa lebih mudah dicari di website resmi Tourism Information and Service Hub yang dikelola Pemerintah Singapura.

Jangan lupa untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru terkait COVID-19 yang dirilis otoritas Singapura. Dengan begitu kamu bisa merencanakan liburan dengan tenang dan aman. Segala update resmi dari pemerintah bisa dilihat di www.gov.sg.

Berwisata akan menghadirkan keceriaan dan penyegaran setelah melewati masa-masa penuh tantangan. Singapura menunggu para wisatawan Indonesia untuk kembali menikmati pesona pariwisata di sana, setelah situasi pandemi berakhir.

(mul/ega)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA