Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Nov 2020 22:12 WIB

TRAVEL NEWS

Geser London, Shanghai Jadi Kota Paling Terhubung Sedunia

Femi Diah
detikTravel
Road sign indicating the direction of Shanghai Pudong airport and a plane that just got up.
Ilustrasi bandara Shanghai (Getty Images/iStockphoto/ugurhan)
Shanghai -

Shanghai menggeser London menjadi kota paling terhubung di dunia. Pandemi virus Corona membuat konektivitas di London anjlok hingga 67 persen.

Dikutip dari BBC, Jumat (27//11/2020), badan industri penerbangan IATA menyebut Shanghai telah naik peringkat soal konektivitas dengan negara lain. IATA menyebut pandemi COVID-19 telah merusak kemajuan satu abad untuk konektivitas antarkota.

Selain Shanghai, tiga kota di China tercatat menjadi kota paling terhubung di dunia. Empat kota teratas yang paling terhubung di dunia sekarang adalah Shanghai, Beijing, Guangzhou, dan Chengdu.

"Pergeseran dramatis menunjukkan skala konektivitas dunia telah ditata ulang selama beberapa bulan terakhir," kata Sebastian Mikosz, juru bicara Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA).

Pusat transportasi terkoneksi raksasa, termasuk London, New York, dan Tokyo terpukul oleh anjloknya jumlah penerbangan masuk dan keluar kota mereka.

"Dalam waktu singkat kami telah membatalkan kemajuan seabad dalam menyatukan orang dan menghubungkan pasar," kata dia.

Perjalanan udara di China telah pulih secara luas dan selama musim liburan Golden Week. Menurut Kementerian Pariwisata China, 425 juta orang bepergian ke seluruh negeri pada periode itu.

China juga secara bertahap membuka koridor perjalanan dan membahas perjanjian perjalanan bebas karantina dengan sejumlah negara termasuk Jepang dan Singapura.

Awal pekan ini, Presiden China Xi Jinping menyerukan mekanisme global yang akan menggunakan kode QR untuk membuka perjalanan internasional.

Indeks konektivitas udara IATA mengukur seberapa baik kota suatu negara terhubung dengan kota-kota lain di seluruh dunia. Data ini penting untuk perdagangan, pariwisata, investasi, dan ekonomi mereka.

Selama dua dekade terakhir, jumlah kota yang terhubung langsung dengan udara meningkat lebih dari dua kali lipat. Itu seiring dengan biaya perjalanan turun secara signifikan.

"Sebelum pandemi COVID-19, pertumbuhan konektivitas udara adalah kisah sukses global," Mikosz menambahkan.



Simak Video "Melihat Proses Pemindahan Gedung Seberat 7.600 Ton di China"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA