Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 01 Des 2020 05:10 WIB

TRAVEL NEWS

Mengapa Beberapa Dinosaurus Punya Leher yang Sangat Panjang?

Dinosaurus sauropoda
Dinosaurus sauropoda berleher sangat panjang (Foto: CNN)

Perubahan vegetasi

Secara khusus, perubahan vegetasi di iklim yang lebih keras yang menyebabkan kepunahan sebagian besar sauropoda. Pohon konifer yang tinggi mendominasi lingkungan yang lebih hangat dan lebih kering.

Pepohonan ini menggantikan vegetasi subur di lingkungan lembab. Fosil dari lingkungan ini ditemukan bersamaan dengan pakis dengan daun lebih besar, lebih dari 6 kaki.

"Satu-satunya yang selamat dari krisis ini adalah eusauropoda. Mereka telah lama dianggap sebagai pemakan segala tumbuhan dengan gigi dan rahang yang mampu memotong juga menelan semua jenis tumbuhan termasuk tumbuhan runjung," Pol.

"Selain itu, kami menemukan bahwa enamel gigi Bagualia sekitar tujuh kali lebih tebal dibandingkan dengan herbivora lain yang punah. Hal ini memungkinkan mereka memakan daun runjung yang keras dan sangat keras," kata Pol.

Dinosaurus sauropodaGigi dinosaurus sauropoda Foto: CNN

Faktanya, ruang pencernaan besar yang dibutuhkan untuk mengatasi jenis tumbuhan ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa hewan-hewan ini mencapai ukuran yang sangat besar.

Dan kenapa lehernya menjadi sangat panjang? Itu memungkinkan mereka mencapai tumbuhan runjung yang tinggi dan memungkinkan mereka mengakses tanaman yang berbeda tanpa menggerakkan tubuh besar mereka.

"Tubuh besar mereka mengharuskan mereka untuk makan makanan dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan energi mereka. Jika Anda besar dan berat, harus banyak bergerak untuk mendapatkan makanan yang Anda butuhkan, Anda mungkin menghabiskan banyak energi,"katanya.

Hewan raksasa juga menghasilkan banyak panas tubuh. Penelitian lain menunjukkan bahwa leher panjang mereka dapat menghilangkan panas tubuh, mirip fungsi telinga gajah modern yang berukuran besar.

Penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B pada hari Selasa lalu.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA