Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 03 Des 2020 22:15 WIB

TRAVEL NEWS

Touring Cantik Komunitas Motor di Flores

Bonauli
detikTravel
Touring Kemenparekraf di Flores
Foto: (Kemenparekraf) Komunitas Motor Dualsport Adventure Indonesia
Flores -

Pesona Flores bisa membuat siapa pun jatuh cinta. Alamnya yang hijau, pantai yang indah dan kehadiran komodo menjadikan komodo begitu menggoda.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng komunitas motor Dualsport Adventure Indonesia untuk menyelenggarakan touring keliling Pulau Flores bertajuk Molas Trip pada Desember 2020.

Molas Trip diambil dari bahasa Suku Manggarai, Molas berarti cantik atau panggilan untuk anak perempuan yang cantik. Sebutan ini lazim digunakan sehari-hari oleh Suku Manggarai yang mendiami wilayah barat Pulau Flores. Sedangkan Molas Trip sendiri berarti sebuah perjalanan cantik atau melihat yang indah.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Vincent Jemadu mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik karena akan menjadikan Flores sebagai destinasi utama wisata bermotor di Indonesia. Flores sendiri punya segalanya, mulai dari Komodo sampai Kelimutu, keramahan masyarakat sampai tradisional budaya yang unik, serta lanskap yang membuat jalanannya berkelok-kelok yang sangat cocok untuk wisata turing motor.

"Ya, seharusnya Flores itu menyediakan banyak pilihan aktivitas wisata. Semakin banyak aktivitas wisata, maka akan semakin baik bagi ekonomi masyarakat Flores dan turut mengurangi beban daya dukung di Taman Nasional Komodo. Jadi wisatawan itu terdistribusi dan menyebar ke seluruh Flores," tambahnya.

Vincent juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya dalam menciptakan aktivitas wisata baru di Flores, agar wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di Taman Nasional Komodo.

Pada kegiatan ini Komunitas motor Dualsport Adv Indonesia bertugas merekomendasikan rute-rute baru untuk wisata bermotor di Pulau Flores. Rute yang direncanakan meliputi jalur utama trans Flores seperti Labuan Bajo, Ruteng, Aimere, Bajawa, Ende sampai ke Moni - Kelimutu. Selanjutnya tim akan melambung ke utara untuk eksplorasi jalan-jalan di Kota Mbay, Riung, Pota, Reo dan ke Labuan Bajo melalui Rego.

Rute-rute tersebut tidak semua memiliki aspal yang baik. Untuk itu diperlukan kendaraan khusus, motor dengan tipe dual purpose/dualsport, motor yang bisa touring aspal dan semi offroad.

Ketua Umum Dualsport Adventure Indonesia, Sadam Ghifar mengatakan bahwa flores itu sangat cocok jika di eksplor dengan motor dualsport, bagian selatan dengan aspal bagus, sedangkan bagian utara jalannya masih cenderung rusak.

"Kami sangat bangga bisa terlibat pada kegiatan ini, karena kami dapat berkontribusi pada pada pengembangan pariwisata Indonesia. Semoga kegiatan ini berjalan lancar tanpa suatu kendala apapun", tambah Sadam.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA