Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 17 Des 2020 21:04 WIB

TRAVEL NEWS

Masih Ingat Aligator Kesayangan Hitler? Kini Ia Dipajang di Museum

Putu Intan
detikTravel
Aligator Saturnus
Foto: Darwin Museum/AFP
Moskow -

Aligator kesayangan Hitler bernama Saturnus yang telah mati kini dijadikan pajangan di Rusia. Tujuannya untuk mengenang kisahnya bersama Hitler.

Setelah tutup usia pada Mei 2020, Saturnus kembali hadir di hadapan publik dalam wujud boneka. Ia ditampilkan sebagai display di Museum Darwin, Rusia.

Sebelumnya, Saturnus tinggal di Kebun Binatang Moskow hingga akhir hayatnya yang kala itu berusia 84 tahun. Jasad Saturnus kemudian dijadikan display taksidermi yang bakal dipamerkan secara permanen di Museum Darwin.

"Kebun Binatang Moskow mempercayakan kami untuk mengabadikan memori aligator Saturnus," kata dokter hewan Kebun Binatang Moskow sekaligus pejabat Museum Darwin, Dimitry Vasilyev.

"Display Saturnus di pameran permanen ini adalah puncak dari kerja keras ahli taksidermi kami selama enam bulan. Dia adalah legenda kebun binatang dan telah melihat banyak hal dalam hidupnya," ujarnya.

Saturnus, buaya yang diduga jadi peliharaan Adolf Hitler (AP Photo)Foto: Saturnus, aligator yang diduga jadi peliharaan Adolf Hitler (AP Photo)

Dilansir dari AFP, Saturnus sendiri diyakini lahir di Mississippi, Amerika Serikat pada 1936. Ia kemudian diselamatkan dari serangan bom pada 23 November 1943 lalu ditempatkan di Kebun Binatang Berlin.

Belakangan, aligator ini diadopsi dan menjadi salah satu koleksi peliharaan Hitler. Setelah Hitler kalah dari Perang Dunia II, Saturnus dievakuasi oleh tentara Inggris lalu diberikan kepada Rusia yang kala itu masih bernama Soviet.

Saturnus tak cuma menyaksikan kekalahan Jerman namun juga keruntuhan Soviet pada tahun 1990-an. Saat itu sebuah laporan mengatakan bahwa Saturnus berlinang air mata ketika tank-tank menembak parlemen Rusia di dekatnya.

Saturnus pun dianggap sebagai hewan yang menyaksikan langsung terjadinya sejarah besar. Sehingga aligator ini juga layak dikenang oleh masyarakat di berbagai negara yang datang ke Museum Darwin.



Simak Video "Blak-blakan Prof Yusril Ihza Mahendra, Dari Islam Radikal ke Nazi Hitler"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA