Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 19 Des 2020 13:11 WIB

TRAVEL NEWS

Maskapai Ini Punya Kursi Khusus Buat Penumpang Tak Bermasker

The Aeroflot flight had to make an emergency landing after its co-pilot was taken ill. (Pascal Pavani/AFP via Getty Images)
Aeroflot ketat menerapkan prokes antiCOVID-19 (Foto: Pascal Pavani/AFP via Getty Images)
Jakarta -

Maskapai ini serius untuk memberi sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Ada kursi khusus bagi mereka yang tak mengenakan masker.

Diberitakan CNN, Sabtu (19/12/2020), adalah maskapai Rusia, Aeroflot, yang memiliki kursi khusus bagi penumpang yang menolak memakai masker.

"Sangat penting bagi kami untuk memastikan keselamatan semua penumpang," kata Yulia Spivakova, juru bicara maskapai Aeroflot dalam sebuah pernyataan.

Aeroflot merupakan maskapai nasional terbesar Rusia. Perusahaan ini memiliki kebijakan bahwa para pelancong harus selalu mengenakan masker saat naik dan berada di dalam pesawat, kecuali mereka sedang makan, minum, atau mengganti masker.

Namun, nampaknya ada beberapa penumpang yang tidak mematuhi pedoman tersebut. Dan karena sebuah pesawat tidak bisa berhenti begitu saja di udara dan menendang penumpang yang melanggar keluar, Aeroflot telah menetapkan kursi tertentu.

Kursi khusus pelanggar prokes ini ada di setiap penerbangan. Kegunaannya untuk penumpang yang tidak bisa atau tidak akan mengikuti kebijakan memakai masker.

"Penerapan kursi ini tidak akan mengecualikan kepada siapapun. Mereka yang melanggar akan alat pelindung diri di atas kapal akan mempertanggungjawabkannya di kursi ini," Aeroflot menambahkan.

Kebijakan mengenakan masker di pesawat berbeda-beda di seluruh dunia dan sering kali membuat aturan sendiri. Sebagian besar beban penegakan kebijakan ini dilakukan kepada pramugari.

Rusia bukan satu-satunya negara di mana terjadi masalah peraturan masker di pesawat. Di Amerika Serikat, beberapa insiden telah viral dan terjadi pada penerbangan di mana penumpangnya menolak untuk memakai masker.

Pada Juli 2020, sebuah penerbangan Southwest Airlines kembali ke gerbang di Bandara Internasional Denver ketika terjadi perkelahian antara beberapa penumpang. Salah satu penumpangnya mengklaim bahwa ada hak konstitusional untuk tidak mengenakannya.

Pada Agustus tahun ini, Delta Air Lines mengumumkan bahwa mereka telah memberlakukan hampir 250 larangan seumur hidup bagi para penumpang yang menolak untuk mengenakan masker.

Bulan berikutnya, dua penumpang di dua penerbangan domestik berbeda di Jepang dikeluarkan dari pesawat sebelum lepas landas. Keduanya diketahui tidak memakai masker.

Aeroflot belum mengumumkan apakah akan menerapkan larangan jangka panjang atau hukuman lain bagi penumpang yang menolak menggunakan masker di pesawat selama penerbangan.

Mengisolasi penumpang ke bagian tertentu pesawat dapat mengurangi kemungkinan seseorang yang tidak memakai masker dapat menularkan virus Corona ke penumpang lainnya.



Simak Video "Tak Pakai Masker, Pemuda di Bali Emosi Kena Razia"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA