Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 24 Des 2020 13:05 WIB

TRAVEL NEWS

4 Poin Maklumat Kapolri di Nataru, Traveler Dilarang Pawai dan Main Kembang Api

Tim detikcom
detikTravel
Pergantian tahun baru kian meriah di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Detik-detik jelang 2019, pesta kembang api mewarnai langit.
Kembang api di Bundaran HI tahun 2019 (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Ada empat poin utama dalam maklumat kapolri di momen Natal dan tahun baru 2021. Pemerintah tegas melarang adanya pawai dan pesta kembang api.

Selama ini, terutama momen tahun baru selalu dimeriahkan oleh adanya kembang api. Nah, karena kita masih dalam masa pandemi Corona, kegiatan itu dilarang dulu ya.

Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan maklumat Kapolri mengenai kepatuhan protokol kesehatan selama libur Natal dan tahun baru. Maklumat ini diterbitkan dalam rangka mencegah penularan virus Corona (COVID-19).

"Ya benar, tujuannya agar mencegah terjadinya penyebaran virus Corona," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi, Rabu (23/12/2020).

Dilihat detikcom, maklumat Kapolri tersebut bernomor Mak/4/XII/2020 yang diterbitkan per 23 Desember 2020. Ada sejumlah hal yang ditekankan oleh Jenderal Idham Azis.

Salah satunya, Kapolri melarang kegiatan perayaan Natal ataupun kegiatan keagamaan lainnya di luar tempat ibadah yang menyebabkan kerumunan. Tak hanya itu, Polri pun tak mengizinkan perayaan pesta malam pergantian tahun seperti arak-arakan, pawai, dan karnaval.

Idham mewajibkan personelnya untuk menindak tegas siapa pun masyarakat yang bertentangan dengan maklumat ini. Hal ini sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Berikut ini empat poin dari Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Melaksanakan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru Tahun 2021:

1. Bahwa dengan mempertimbangkan penanganan penyebaran Covid-19 secara nasional yang belum sepenuhnya terkendali dan masih berpotensi berkembang luas dalam masyarakat

2. Guna memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Natal tahun 2020 dan tahun baru tahun 2021, dengan ini Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Maklumat untuk tidak menyelenggarakan pertemuan/kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum berupa:

a. Perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah
b. Pesta/perayaan malam pergantian tahun
c. Arak-arakan, pawai dan karnaval
d. Pesta penyalaan kembang api

3. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan perundang-undangan

4. Demikian maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.



Simak Video "Brebes Sambut Pemudik Nataru, Rumah Ditempel Stiker-Diswab Antigen"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA