Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 28 Des 2020 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Dear Sandiaga Uno, Hidup Mati Pariwisata Indonesia di Tanganmu Kini

Syanti Mustika
detikTravel
Memasuki libur hari kedua, Wisatawan mulai mendatangi objek wisata Kota Tua, Jakarta, Kamis (29/10/2020). Libur panjang dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah seperti ini biasanya kawasan wisata kota tua selalu dibanjiri oleh pengunjung.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pergantian tahun tinggal hitungan hari lagi. Sederet PR pariwisata akan menjadi tantangan ke depannya yang harus ditindaklanjuti Menparekraf baru, Sandiaga Uno.

Sederet tugas telah menanti Sandiaga Uno usai dilantik menjadi Menparekraf baru menggantikan Wishnutama Kusubandio. Sejak penunjukan itu, Sandiaga ditunggu tugas berat karena pariwisata menjadi sektor paling terpukul karena virus Corona.

Pemerhati wisata sekaligus guru besar Universitas Gajah Mada (UGM) Muhammad Baiquni memprediksi pergerakan pariwisata Indonesia tergantung dari kebijakan dari kemenparekraf yang baru ini.

"Pariwisata ke depannya tergantung strategi dan kebijakan kementerian yang baru ini. Kalau business as usual, tidak akan tumbuh, karena infrastruktur dan ekologi bisnis pariwisata berubah total," ujar Baiquni saat dihubungi detikcom, beberapa waktu lalu.

Sandiaga pun diminta bisa membaca situasi dan beradaptasi dengan cepat. Berkaca pada kebijakan kementerian sebelumnya, Kemenparekraf kerap bikin blunder. Termasuk, tidak adanya antisipasi angka tinggi kasus Corona dan keinginan tinggi wisatawan domestik untuk plesiran atau mudik pada libur Natal dan tahun baru 2021. Dan, di saat ribuan tiket penerbangan dan hotel dipesan, tiba-tiba muncul kebijakan baru dari destinasi tujuan.

Baiquni menyebut ada empat hal untuk menyelamatkan pariwisata Indonesia. Mulai dari pariwisata berkedaulatan, berkualitas, berkelanjutan dan bermartabat.

"Saya menekankan pada empat hal," kata Baiquni.

Pertama adalah pariwisata yang berkedaulatan. Itu dimanifestasikan dengan program community based tourism yang sekarang sudah marak dilakukan. Tapi, ini masih perlu ditingkatkan karena dalam jejaring bisnisnya masih lemah, belum kuat seperti jaringan pariwisata global.

Kedua adalah pariwisata berkualitas."Kita jangan orientasikan pada jumlah wisatawan saja, namun fokuskan juga pada kualitas produk dan layanan, serta kepuasan dari wisatawan," dia menambahkan.

"Teruntuk ini kita harus pandai-pandai membidik pasar yang cocok. Tidak lagi pada jumlah wisatawan, namun lebih pada dampak kontribusi ekonomi pada lokal dan lingkungan hidup. Juga produknya berkualitas dan sesuai dengan lingkungan dan culture dari destinasi yang dikembangkan," dia menjelaskan.

Nah, poin ketiga, pariwisata berkelanjutan yang harus kita terus dorong dan terakhir adalah pariwisata yang bermartabat. Sandiaga diimbau untuk mneggandeng UMKM sebanyak-banyaknya untuk mewujudkan penciptaan lapangan pekerjaan.

"Sandiaga Uno punya pengalaman dan jaringan yang luas, dia orang yang tepat untuk membangun industri berbasis kreatif dan UMKM sebagaimana dulu yang dia janjikan masa kampanye. Dulu memang rival dengan Jokowi, sekarang telah menyatu dan dia tetap harus menjunjung tinggi janjinya," kata Baiquni.



Simak Video "Sandiaga Uno Bawa Tasbih saat Dilantik Jadi Menteri"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA