Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 28 Des 2020 14:42 WIB

TRAVEL NEWS

Aturan Penerbangan Internasional yang Baru dari Arab Saudi

Prague, Czech Republic - July 20, 2010: B777 Saudia Arabia taxi to takes off PRG Airport
Foto: Ilustrasi (Getty Images/rebius)
Riyadh -

Arab Saudi mengizinkan maskapai internasional untuk terbang ke luar dari negara tersebut. Bagaimana aturan lengkapnya?

Dari Siaran Berita KBRI Riyadh yang diterima detikTravel, Senin (28/12/2020), ada update terkait aturan penerbangan Internasional dari otoritas Arab Saudi.

Merujuk pada Edaran Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) tertanggal 27 Desember 2020, diinformasikan sebagai berikut:

1. Maskapai penerbangan telah kembali DIIZINKAN untuk mengangkut penumpang non-Saudi keluar dari wilayah Arab Saudi dengan tetap mempertimbangkan protokol kesehatan yang berlaku.

2. Dalam hal maskapai penerbangan tersebut adalah maskapai asing, maka awak pesawatnya TIDAK DIIZINKAN keluar dari pesawat dan DILARANG melakukan kontak fisik dengan para petugas di bandara Arab Saudi.

3. Ketentuan (pemberian izin pengangkutan penumpang ke luar Arab Saudi) ini tidak berlaku bagi negara-negara yang ditemukan adanya kasus virus COVID-19 jenis/varian baru berdasarkan data yang dimiliki Otoritas Kesehatan Arab Saudi yang kompeten.


Sebagai informasi tambahan, disampaikan pula:

1. Otoritas Arab Saudi hingga hari ini BELUM mengizinkan kedatangan warga asing untuk masuk ke Arab Saudi.

2. Saat ini terdapat beberapa maskapai penerbangan yang bersiap untuk melakukan penerbangan dari Jeddah ke Jakarta. Untuk itu, bagi WNI yang ingin kembali ke Indonesia, khususnya bagi mereka yang punya final exit, dapat segera berkomunikasi dengan agen penerbangan yang terpercaya.

Arab Saudi pada Senin (21/12) lalu menutup penerbangan internasional, setelah ditemukannya virus corona jenis baru. Penutupan untuk mencegah terjadinya infeksi dan peningkatan kasus COVID-19 di wilayah Saudi.

Penutupan penerbangan rencananya dilakukan selama satu minggu namun bisa berubah setiap saat. Perubahan bergantung pada update informasi seputar virus corona strain baru misal daya infeksi, penyebaran, dan penanganan.



Simak Video "Arab Saudi Amankan 147 Orang Jemaah Haji Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA