Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 08 Jan 2021 14:09 WIB

TRAVEL NEWS

Gumpalan Es dari Air Terjun Beku di Rusia Runtuh, 1 Turis Tewas

Air terjun di Kamchatka
Foto: Ilustrasi air terjun di Kamchatka (Min Shi/Getty Images/iStockphoto/)
Kamchatka -

Air terjun memang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Tapi bagaimana jika air tersebut membeku dan runtuh seketika?

Hal mengerikan ini dialami oleh turis yang mengunjungi air terjun Vilyuchinsky di Kamchatka, Rusia. Bongkahan es runtuh dari ketinggian 131 kaki atau sekitar 40 meter.

Dikutip dari Daily Star oleh detikcom, Jumat (8/1/2021), tim penyelamat datang dengan helikopter lalu melarikan dua wisatawan ke rumah sakit. Satu turis dapat diselamatkan, namun nahas, satu lainnya tewas

Para saksi mata berhasil menyelamatkan seorang anak yang terluka parah. Operasi pencarian pun terus dilanjutkan meski dalam suhu yang sangat dingin, yaitu -11 Celsius.

Para saksi menggambarkan insiden tersebut terjadi saat sebuah gumpalan besar jatuh dari bongkahan es raksasa. Tim penyelamat pun yang berusaha mengevakuasi wisatawan di gunung berapi dan gletser semenanjung Kamchatka Rusia melaporkan satu orang meninggal dunia.

"Satu orang meninggal, satu lagi ditarik keluar dan diturunkan dari air terjun dan empat orang tertinggal di bawah es," kata seorang juru bicara Kementerian Keadaan Darurat Regional.

Air terjun yang berada di lereng barat laut gunung berapi Vilyuchinsky merupakan destinasi wisata yang paling populer. Air yang jatuh dari ketinggian 40 meter tersebut terbentuk dari aliran gletser yang mencair.

Saat musim dingin, air seringkali membeku, menyerupai es raksasa. Walau begitu, destinasi ini malah menjadi magnet bagi wisatawan ke Rusia, yang dikenal sebagai negara Api dan Es.

Siapa yang menyangka bahwa bongkahan es yang megah itu akan runtuh seketika. Bahkan menewaskan wisatawan yang tengah asyik berlibur.



Simak Video "Mobil Kayuh Warna Warni Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA