Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Jan 2021 19:00 WIB

TRAVEL NEWS

Diiringi Hujan Deras, Sandiaga Ngobrol MotoGP dengan Warga Lombok

Meski Hujan Deras, Menparekraf Sandi Tetap Sapa Masyarakat Bahas Soal MotoGP
Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan ke NTB. Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
Mataram -

Pulau Lombok diguyur hujan deras sejak pagi tadi hingga siang. Meski demikian, setelah meninjau Bandara Internasional Lombok, Menparekraf Sandiaga Uno tetap bertemu masyarakat desa wisata Bilebante bahas MotoGP Mandalika.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya pengembangan kearifan lokal Nusa Tenggara Barat. Pada kesempatan ini, dirinya didampingi Bupati Lombok Tengah H Moh Suhaili dan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengunjung.

Destinasi yang ia kunjungi adalah Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah. Sandi tetap mengunjungi desa itu di tengah hujan deras yang sedang mengguyur.

Sandi membahas tentang rencana gelar Moto GP sambil mencoba penganan khas Bilebante di sebuah pendopo warga sederhana, Jumat (15/1/2021). Dirinya mengungkapkan hujan deras yang mengguyur desa diharapkan menjadi pertanda baik atas pertemuan mereka.

"Allah turunkan hujan ini, menurut saya ini tanda yang baik. dan semua kita berjuang untuk suksesnya Lombok Tengah, NTB bangkit dan pulih dari cobaan-musibah ini," ungkap Sandi.

"Mudah-mudahan juga MotoGP yang tengah kita perjuangkan akan menjadi pemicu daripada kebangkitan kita, khususnya untuk masyarakat yang ada di Lombok Tengah, NTB dan juga seluruh Indonesia," tambahnya bersemangat.

Kabar baik itu disampaikan Sandi ditandai dengan penuturan Suhaili yang menyebutkan wilayah Lombok Tengah memiliki angka kasus COVID-19 rendah.

Merujuk hal tersebut, Sandi mengusulkan agar Desa Wisata Hijau Bilebante dapat didorong menjadi desa sehat yang mengadopsi K4 atau CHSE (Clean, Healthy, Safety, and Environment) ke depannya.

"Kabar dari Pak Bupati kalau COVID-19 di sini alhamdulillah bisa terjaga ya. Jadi salah satu yang bisa didorong, karena ini adalah 'desa sehat' adalah medical tourism ya Pak," jelas Sandi.

"Dan kita juga lihat di sini pariwisata berbasis kesehatan ini ada trainee (pelatihan) tentang kebugaran. Kita wujudkan ini sebagai destinasi desa wisata yang juga mendatangkan wisatawan-wisatawan Nusantara dan mancanegara untuk kemaslahatan rakyat," tambahnya.

Bersamaan dengan visi tersebut, Sandi kembali mengingatkan agar ajang balap kelas dunia itu dibalut dengan kearifan lokal. Satu di antaranya adalah beragam produk minuman dan penganan khas Bilebante.

Menurutnya, penganan tersebut dapat menjadi produk unggulan warga dalam menumbuhkan geliat pariwisata dan ekonomi kreatif di masa depan.

"Saya pesan bahwa penyiapan MotoGP ini tidak terlepas daripada infrastruktur Pak Bupati adalah kearifan lokalnya," ungkap Sandi.

Selanjutnya: Menparekraf Sandiaga juga menyapa ibu-ibu

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA