Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 23 Jan 2021 12:15 WIB

TRAVEL NEWS

5 Bahasa Daerah Bali yang Harus Diketahui

Tim detikcom
detikTravel
Pura di Bedugul Bali
Ilustrasi Bali (yuli cantik/d'Traveler)
Jakarta -

Bali adalah kota yang terkenal dengan keindahan alam dan kesenian tradisionalnya. Banyak orang di seluruh dunia ingin singgah di Pulau Dewata tersebut.

Karena itu penting untuk mengetahui bahasa daerah Bali kamu berkunjung ke sana. Paling tidak kamu mengetahui bahasa sehari-hari yang dipakai.

Lalu apa bahasa daerah Bali? Menurut situs Kemdikbud, bahasa daerah Bali yakni:

1. Bahasa Bali

Bahasa Bali dipakai di beberapa wilayah lain, misalnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Lampung, dan Sulawesi Tenggara.

Bahasa Bali juga dipakai di Provinsi Kalimantan Tengah tepatnya Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas.

Bahasa Bali yang dipakai di Kalimantan Tengah merupakan bahasa para penduduk transmigran yang berasal dari Pulau Bali.

Bahasa Bali terdiri atas dua dialek, yaitu dialek Bali Aga atau Bali Mula yang dituturkan oleh penduduk Bali di daerah dataran tinggi di Bali.

Selain itu dialek Bali dataran yang dituturkan oleh penduduk yang pada umumnya berdiam di daerah dataran rendah di Bali.

2. Bahasa Jawa

Bahasa Jawa adalah bahasa yang yang berasal dari Pulau Jawa. Bahasa Jawa yang terdapat di Bali diucapkan di Kabupaten Buleleng.

3. Madura

Bahasa Madura merupakan bahasa yang berasal dari Pulau Madura. Bahasa ini tersebar di Provinsi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Kalimantan Barat.

Bahasa Madura di Pulau Bali dituturkan oleh masyarakat di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

4. Melayu

Di Pulau Bali bahasa Melayu dituturkan di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

5. Sasak Bali

Bahasa daerah Bali lainnya yakni Bahasa Sasak. Bahasa Sasak adalah bahasa yang berasal dari Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bahasa Sasak berkembang pula di daerah lain, termasuk di Bali, yaitu di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, dan di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Singaraja.



Simak Video "Kunjungan Wisatawan ke Bali Menurun Drastis!"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/erd)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA