Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Feb 2021 07:11 WIB

TRAVEL NEWS

Unik, Prancis Sahkan UU Pelindung Suara dan Bau Pedesaan!

Pria Prancis dijatuhi hukuman percobaan dan denda karena menembak dan menusuk ayam jago yang berisik
Ayam jago (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Parlemen Prancis telah mengesahkan undang-undang yang melindungi suara dan bau pedesaan. Bagaimana penerapannya nanti?

Melansir CNN, Kamis (4/2/2021), Prancis telah mengesahkan undang-undang yang melindungi warisan sensorik di daerah pedesaannya. Aturan ini dibuat dalam menghadapi keluhan tentang kebisingan dan bau khas pedesaan.

Para senator telah menyetujui undang-undang tersebut pada Kamis kemarin, menurut pernyataan dari Joël Giraud, Menteri Urusan Pedesaan. Sebelumnya, majelis rendah sudah mengesahkannya pada tahun lalu.

Giraud mengatakan bahwa dia sedang merayakan adopsi hukum. Ini bertujuan untuk mendefinisikan dan melindungi warisan sensorik pedesaan Prancis.

"Pemahaman yang lebih baik tentang suara dan bau khas daerah pedesaan akan berguna dalam mencegah perselisihan antar tetangga," kata Giraud.

"Otoritas regional akan ditugaskan untuk mendefinisikan warisan pedesaan, termasuk identitas inderanya," Giraud menambahkan.

"Ini kemenangan nyata bagi masyarakat pedesaan. Lakukan bagianmu, ayo lestarikan pedesaan," dia menjelaskan.

Prancis telah menyaksikan peningkatan jumlah konflik sosial antara penduduk lama komunitas pedesaan dan pendatang baru.

Salah satu kasus simbolik melibatkan ayam jantan bernama Maurice, yang diadili pada Juli 2019. Sebab, ada tetangga yang mengeluh karena suara kokoknya di pagi hari.

Namun, pengadilan di Rochefort, Prancis barat, menolak keluhan tetangga tentang polusi suara dan malah memerintahkan mereka untuk membayar sekitar USD 1.200 atau Rp 16,8 juta sebagai ganti rugi.

Kasus ini melambangkan perpecahan yang berkembang antartetangga pedesaan dan perkotaan Prancis. Karena, penduduk kota hanya mengunjungi Saint-Pierre-d'Oléron beberapa kali dalam setahun.

"Dia adalah ayam jantan. Ayam jantan memiliki keinginan untuk bernyanyi," kata Corinne Fesseau, pemilik Maurice, pada saat proses peradilan.

"Itu pedesaan. Kita harus melindungi pedesaan," dia menambahkan.

"Putusan itu masuk akal. Saya mendukung semua tradisi Prancis. Kokokan ayam adalah tradisi Prancis yang perlu dilestarikan," kata Christophe Sueur, Wali Kota Saint-Pierre-d'Oléron.

Maurice sekarang telah mati. Tetapi Giraud merayakan undang-undang baru yang akan melindungi suara ayam jago lainnya dalam sebuah cuitan di Twitter

"Kemenangan anumerta untuk Maurice si ayam jago, simbol kehidupan pedesaan Prancis!" dia menjelaskan.



Simak Video "Penjelasan Mahfud Soal Pelibatan 3 Kementerian Kaji UU ITE"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA