Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Feb 2021 22:07 WIB

TRAVEL NEWS

Wah, Arkeolog Mesir Temukan Mumi Berusia 2.000 Tahun dan Berlidah Emas!

Mumi berlidah emas
Foto: (Kementerian Purbakala Mesir)
Jakarta -

Arkeolog yang bekerja di situs pemakaman Mesir lagi-lagi menemukan sebuah mumi kuno. Ada yang berbeda dari mumi yang ditemukan kali ini.

Dikutip dari CNN Travel oleh detikcom, penemuan mumi dipimpin oleh Kathleen Martinez dari Universitas Santo Domingo di Republik Dominika. Ada 16 kuburan yang berasal dari era Yunani dan Romawi.

Menurut Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, sejumlah mumi ditemukan dalam kondisi pengawetan yang buruk. Yang berbeda dari biasanya adalah, salah satu mumi yang berusia 2.000 tahun memiliki lidah emas.

Diperkirakan, dahulu orang yang meninggal diberi jimat kertas berbentuk lidah. Kepercayaan kala itu mengatakan bahwa mereka bisa berbicara di hadapan pengadilan dewa Osiris di akhirat, mengutip BBC.

Menurut Kementerian Purbakala Mesir, Dewa tersebut digambarkan dalam dekorasi berlapis emas pada cartonnage atau bahan yang terbuat dari lapisan plester, linen dan lem.

Tak hanya satu mumi yang memiliki emas, pada mumi kedua hiasan berlapis emas terletak pada tulang rawan di sekitar kepala, menggambarkan mahkota, tanduk dan ular kobra. Sedangkan di bagian dada, ada dekorasi yang menggambarkan kalung yang digantung pada kepada elang.

Direktur Jenderal Otoritas Barang Antik di Alexandria mengatakan bahwa misi arkeologi di Taposiris Magna juga menemukan pemakaman seorang wanita. Di dalamnya terdapat delapan serpihan emas dari karangan bunga emas dan delapan topeng marmer dari zaman era Yunani dan Romawi.

Kementerian Purbakala juga mengatakan sebelumnya sejumlah koin bertuliskan nama dan potret Ratu Cleopatra VII ditemukan dalam kuil. Dia merupakan ratu terakhir dari dinasti Ptolemeus yang berbahasa Yunani dan memerintah Mesir dari 51-30 SM.



Simak Video "Melihat Tempat Pembuatan Bir Berusia 5.000 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA