Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 08 Feb 2021 15:44 WIB

TRAVEL NEWS

Traveler yang Ingin Main ke Papua Nugini, Harus Tahu Ini

Hari Suroto
detikTravel
Skouw Perbatasan RI-PNG
Skouw Perbatasan RI-PNG (Foto: Hari Suroto/Istimewa )
Port Moresby -

Papua Nugini kaya akan wisata alam dan budayanya yang masih terjaga. Kamu yang ingin berkunjung ke sana, perlu tahu hal ini.

Papua Nugini, negara yang berbatasan langsung dengan Papua, Indonesia. Negara ini dipimpin oleh perdana menteri dengan kepala negara ratu Inggris. Papua Nugini (PNG) punya ibukota Port Moresby. PNG terkenal di dunia dengan destinasi wisata alam dan budayanya yang masih asli.

Namun, traveler yang berkunjung ke PNG, perlu berhati-hati. Negara ini memiliki geng kriminal ganas yang disebut dengan Raskol.

Raskol berasal dari bahasa Tok Pisin, bahasa Inggris logat PNG, rascal yang berarti begal. Raskol beroperasi di Port Moresby dan kota-kota besar PNG.

Raskol sering membuat kewalahan polisi setempat, jumlah raskol lebih banyak daripada personil polisi, bahkan ada raskol yang bersenjatakan senapan serbu M16. Sebenarnya raskol adalah kumpulan pemuda pengangguran yang banyak di PNG.

Sasaran mereka tentu saja orang-orang berduit, ekspatriat, pekerja asing, wisatawan serta orang yang baru keluar dari ATM atau bank. Kadang mereka beraksi di angkutan umum atau sengaja menyebar paku agar mobil sasaran bannya bocor.

Untuk menghindari raskol ini, beberapa gedung pemerintahan atau hotel di Port Moresby berpagar tinggi dan dijaga petugas keamanan berlapis.

Tips bagi traveler yang berkunjung ke PNG adalah jangan berpenampilan mencolok, siapkan uang di dompet secukupnya sesuai keperluan. Misalnya perlunya naik taksi ke mall, ya di uang didompet sejumlah ongkos taksi.

Hindari transaksi tunai atau ambil uang di ATM, dianjurkan transaksi pembayaran melalui transfer ATM atau non tunai. Sebaiknya petang hari tidak keluar hotel atau jalan-jalan.

Malam hari adalah waktu yang paling rawan di Port Moresby. Jika naik mobil, ban tiba-tiba bocor, jangan berhenti, terus melaju hingga sampai hotel atau bengkel resmi.

Traveler yang berkunjung ke PNG, sebelumnya melaporkan diri ke KBRI Port Moresby dan selalu menginformasikan kondisi terkini ke KBRI terkait dengan situasi yang dialami.

Selain itu, dalam mengunjungi destinasi wisata, jangan berjalan sendiri, dianjurkan memakai biro jasa travel agen atau membeli paket tour yang telah disediakan oleh travel agen.

--

Hari Suroto, Arkeolog dari Balai Arkeologi Papua, bermukim di Sentani, Papua



Simak Video "Menelusuri Jalur Tikus Lukas Enembe Naik Ojek ke Papua Nugini"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA