Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Feb 2021 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Plesetkan Ikon Hollywood jadi Hollyboob, 6 Orang Ditangkap Polisi

Julia Rose, CEO Shagmag
Foto: Julia Rose dan Hollyboob (Twitter)
Los Angeles -

Liburan ke AS tak lengkap kalau belum foto di ikon Hollywood. Namun sejumlah orang malah memplesetkan ikon itu jadi Hollyboob. Mereka pun ditangkap polisi.

Sebanyak enam orang telah ditangkap oleh kepolisian Los Angeles. Mereka dicurigai sebagai orang yang bertanggung jawab atas aksi vandalisme yang dilakukan di papan ikonik bertuliskan Hollywood.

Mereka mengubah papan ikonik buruan wisatawan itu, dari semula bertuliskan Hollywood menjadi Hollyboob. Mereka dengan sengaja menutupi huruf W dan D, sehingga tampak seperti huruf B.

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Kamis (11/2/2021), salah satu dari 6 orang yang ditangkap itu adalah Julia Rose, CEO sebuah majalah pria dewasa bernama Shagmag.

Julia berkilah, apa yang dilakukannya bukan sebuah bercandaan, tetapi ada maksud dan tujuan tersendiri. Ikon Hollywood yang diubah jadi Hollyboob itu dimaksudkan untuk menarik perhatian bos Instagram, Adam Mosseri.

Julia menyebut akun Instagram majalah yang didirikannya dan juga akun pribadi miliknya, baru-baru ini ditangguhkan oleh pihak Instagram. Padahal, dua akun itu sudah diikuti oleh 6 juta followers. Instagram menangguhkan dua akun itu karena kedapatan mengunggah foto telanjang.

"Produk saya hampir identik dengan Playboy, dan konten saya mungkin lebih aman daripada Playboy di platform milik Anda. Saya ingin tahu bagaimana mereka memilih akun mana yang akan dinonaktifkan dan mengapa," kata Julia.

Sementara itu, Sersan Leonard Calderon dari LAPD mengatakan bahwa aksi vandalisme itu tidak menyebabkan kerusakan permanen. Total ada lima pria dan satu wanita yang ditangkap terkait aksi tersebut.

Mereka akhirnya dibebaskan oleh kepolisian. Meski tidak ditahan, Julia dan rekannya harus menghadapi sidang pengadilan pada 3 Juni mendatang sambil berharap cemas bahwa hakim dan juri tidak menganggap aksi mereka itu tidak membahayakan dan merusak.



Simak Video "Ledakan Terjadi di Lokasi Syuting Dekat Los Angeles, 3 Orang Luka Parah"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA