Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 23 Nov 2020 20:08 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Kota-kota dengan Nama Aneh, dari Dildo, Hell hingga Boring

BBC Indonesia
detikTravel
Banyak kota di dunia punya nama yang aneh. Beberapa memanfaatkannya untuk mendapat uang, sementara yang lain berusaha mengubahnya untuk memperbaiki citra yang buruk.
Nama kota aneh, Dildo Foto: BBC Indonesia
Jakarta -

Banyak kota di dunia punya nama yang aneh. Beberapa memanfaatkannya untuk mendapat uang, sementara yang lain berusaha mengubahnya untuk memperbaiki citra yang buruk. Langkah mana yang paling baik?

Berikut beberapa kota dengan nama yang aneh:

Kota Asbestos

Banyak kota di dunia punya nama yang aneh. Beberapa memanfaatkannya untuk mendapat uang, sementara yang lain berusaha mengubahnya untuk memperbaiki citra yang buruk.Kota Asbestos Foto: BBC Indonesia

Asbestos adalah komunitas kecil warga Prancis-Kanada di tenggara Quebec, Kanada. Kota ini memiliki masalah dalam investasi. Mencari investasi sulit karena kota ini diberi nama mineral penyebab kanker yang penggunaannya dilarang di hampir 60 negara.

"Seorang pegawai urusan perkembangan ekonomi kami datang ke AS tahun ini untuk menghadiri satu pertemuan, mencari kesempatan internasional," kata Caroline Payer, anggota dewan kota Asbestos seperti dikutip dari BBC Indonesia.

"Orang-orang bahkan menolak kartu bisnisnya karena ada tulisan 'Asbestos' di sana, dan mereka berpikir barangkali kartunya saja berbahaya. Ketika kesan pertama Anda seperti itu, itu buruk sekali," ujar Payer.

Penghinaan seperti itu telah mendorong Asbestos pada langkah-langkah drastis. Pada antara 14-18 Oktober, sebanyak 6.800 penduduknya akan memilih untuk mengubah nama kota itu menjadi L'Azur-des-Cantons, Jeffrey-sur-le-Lac, Larochelle, Phénix, Trois-Lacs, atau Val-des-Sources.

Awalnya hanya ada empat pilihan nama, tapi kemudian ditambah menjadi enam setelah warga mengeluh mereka tidak punya cukup pilihan, karena nama kota aneh.

Ini adalah proses mahal yang akan menelan biaya $100.000 dolar AS (Rp1,4 miliar), namun para pemimpin kota yakin ini akan memberi banyak manfaat di masa depan.

"Kami kehilangan kesempatan bisnis yang sangat bagus hanya karena nama kami. Ini sedih sekali," ujar Payer.

Selanjutnya Asbestos pernah jadi barang berharga

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4
BERITA TERKAIT