Jumlah turis asing ke Jepang memang menyusut pada paruh pertama 2026. Namun, isi dompet yang dibelanjakan wisatawan justru makin tebal!
Laporan terbaru Badan Pariwisata Jepang periode April-Juni 2026 mencatat total belanja turis mencapai 2,5096 triliun yen (sekitar Rp 276 triliun), tumbuh 0,2% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terbilang impresif mengingat kontributor terbesar selama ini, Tiongkok, mengalami penurunan drastis hingga 48,8%, seperti dikutip dari Sora News 24 pada Rabu (29/7/2026).
Berikut 10 negara yang mengeluarkan uang terbanyak di Jepang selama April-Juni 2026:
- Amerika Serikat: Yen 384,8 miliar (Rp 42,3 triliun) | Naik 8,5%
- Taiwan: Yen 363,9 miliar (Rp 40 triliun) | Naik 27,9%
- Tiongkok: Yen 259,2 miliar ( Rp28,5 triliun) | Turun 48,8%
- Korea Selatan: Yen 248,9 miliar (Rp 27,3 triliun) | Naik 12,2%
- Hong Kong: Yen 145,2 miliar (Rp 15,9 triliun) | Naik 7,8%
- Australia: Yen 105,9 miliar (Rp 11,6 triliun) | Naik 5,9%
- Thailand: Yen 71,8 miliar (Rp 7,8 triliun) | Naik 0,3%
- Inggris: Yen 68,7 miliar (Rp 7,5 triliun) | Naik 0,4%
- Kanada: Yen 68,1 miliar (Rp 7,4 triliun) | Naik 10,4%
- Singapura: Yen 60 miliar yen (Rp 6,6 triliun) | Naik 20,1%
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar 10 negara ini, masih ada 6 negara yang royal saat liburan di Jepang. Ternyata, Indonesia adalah salah satunya.
- Prancis: Yen 57,4 miliar (Rp 6,3 triliun) | Naik 21,6%
- Filipina: Yen 45,1 miliar (Rp 4,9 triliun) | Naik 13,3%
- Indonesia: Yen 42,2 miliar (Rp 4,6 triliun) | Melonjak 40,3%!
- India: Yen 40,7 miliar (Rp 4,4 triliun) | Melonjak 43,8%
- Malaysia: Yen 39,4 miliar (Rp 4,3 triliun) | Melonjak 39,8%
- Rusia: Yen 27,5 miliar (Rp 3 triliun) | Melonjak paling tinggi 62,3%
Sektor penginapan masih memegang porsi anggaran terbesar untuk turis. Wajar saja, turis-turis ini biasanya liburan dengan waktu yang cukup lama. Meski demikian, pengeluaran untuk belanja barang dan kuliner terlihat makin mendominasi.
- Hotel & Akomodasi: Yen 927,8 miliar (Rp 102 triliun) - 37% dari total
- Belanja Souvenir/Barang: Yen 673,1 miliar (Rp 74 triliun) - 26,8%
- Kuliner (Makan/Minum): Yen 545,4 miliar (Rp 60 triliun) - 21,7%
- Transportasi Lokal: Yen 252,7 miliar (Rp 27,7 triliun) - 10,1%
- Hiburan & Rekreasi: Yen 108,8 miliar (Rp 11,9 triliun) - 4,3%
Turis 'Sultan' Baru Dari Meksiko
Secara rata-rata global, seorang turis menguras dompetnya sekitar Yen 244.457 (sekitar Rp 26,8 juta) selama berlibur di Jepang. Wisatawan asal Eropa dan Amerika Utara biasanya belanja lebih banyak karena masa tinggal yang lebih lama. Sebaliknya, turis dari negara tetangga seperti Korea Selatan cenderung hemat dengan rata-rata Yen 99.542 (Rp 10,9 juta).
Namun, gelar wisatawan dengan pengeluaran per individu paling royal secara mengejutkan dipegang oleh Meksiko.
Wisatawan asal Meksiko rata-rata menghabiskan Yen 514.925 (sekitar Rp 56,6 juta) per orang! Angka ini lebih dari dua kali lipat rata-rata turis dunia.
Meksiko menjadi satu-satunya negara yang berhasil menembus angka Yen 500 ribu per orang, mengalahkan kawasan Timur Tengah dengan pengeluaran Yen 482.836 (Rp 53,1 juta).
Menariknya, tingginya angka pengeluaran turis Meksiko ini murni didorong oleh perjalanan liburan (pleasure travel), bukan dinas bisnis. Meskipun total akumulasi belanja wisatawan Meksiko baru mencapai Yen 27,9 miliar (Rp 3 triliun), tren ini membuktikan adanya ceruk pasar turis kaya baru yang berpotensi besar bagi industri pariwisata Jepang.










































