Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Mar 2021 18:11 WIB

TRAVEL NEWS

Zona Oranye Dominasi Peta Persebaran COVID-19 di Indonesia

Putu Intan
detikTravel
PPKM mikro atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala desa/kelurahan sudah diterapkan. Yuk lihat suasana RW Zona Merah kawasan Sunter Jaya, Jakut.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Setahun pandemi COVID-19, zona oranye masih mendominasi peta persebaran COVID-19 di Indonesia. Daerah dengan zona oranye pun diminta berbenah.

Hal itu disampaikan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito melalui siaran Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3/2021). Wiku menyampaikan rangkuman perubahan zona COVID-19 selama setahun ini.

Pada konferensi pers itu, Wiku menunjukkan peta persebaran COVID-19 yang dibuat sejak awal Mei 2020 hingga Februari 2021. Dari peta itu, terlihat berbagai warna yaitu merah, oranye, kuning, dan hijau.

Perubahan warna zona pun terlihat dinamis di setiap daerah. Pada Mei 2020, masih banyak daerah yang masuk ke dalam zona hijau. Namun perlahan mulai sedikit jumlahnya.

"Dapat dilihat secara cepat bahwa zona hijau yang pada awalnya masih terlihat cukup banyak pada wilayah barat dan timur Indonesia, semakin lama semakin berkurang," kata Wiku.

"Hingga tersisa sangat sedikit di Februari 2021, yaitu hanya 4 kabupaten/kota tanpa kasus baru dan 4 kabupaten/kota tidak terdampak,"ujarnya.

Sementara zona hijau mulai berkurang, zona oranye masih terus bertambah dan mendominasi wilayah Indonesia. Wiku menjelaskan, di awal pandemi COVID-19, zona oranye ini banyak terdapat di Pulau Jawa dan sedikit di Kalimantan dan Sumatera. Tetapi saat ini zona oranye tersebar merata di seluruh Indonesia.

"Perkembangannya menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan hingga pada bulan Desember 2020, di seluruh pulau di Indonesia didominasi oleh kabupaten/kota dengan zona risiko oranye," ujarnya.

"Kemudian zona oranye perlahan menurun. Hingga bulan Februari 2021, zona oranye tidak lagi mendominasi di Pulau Sumatera dan Papua meskipun jumlahnya tetap mendominasi (di Indonesia)," kata dia.

Per 28 Februari 2021, jumlah zona oranye di Indonesia sebanyak 277 kabupaten/kota atau lebih dari 50 persen dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa saat ini mayoritas daerah berada dalam kondisi risiko sedang penularan COVID-19.

Dengan kondisi saat ini, Wiku berpesan agar pemerintah daerah yang berada di zona oranye untuk segera berbenah. Ia mengingatkan, berada di zona oranye bukan berarti aman dari COVID-19.

"Kabupaten/kota yang sudah berbulan-bulan di zona oranye mohon untuk segera berbenah dalam penanganan COVID-19 ini. Ingat, bahwa zona oranye bukanlah zona risiko yang aman. Mohon kepada kepala daerah dan masyarakatnya untuk tidak berpuas diri hanya dengan tidak berada di zona merah," tutupnya.



Simak Video "Denpasar dan 5 Daerah Lainnya Masuk Zona Merah Covid-19 Minggu Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA