Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 05 Mar 2021 11:40 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga: Perluasan Bandara Sam Jadi Momentum Sulawesi Utara Bangkit dari Krisis

Femi Diah
detikTravel
Sandiaga di Manado
Foto: (Femi/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meninjau perluasan infrastruktur Bandara Sam Ratulangi. Dia berharap ada lompatan kebangkitan ekonomi dari proyek itu.

Peninjauan bandara itu dilakukan Sandi pada Jumat (5/3/2021). Bandara Sam Ratulangi 26482 meter persegi menjadi 57296 meter persegi. Dengan tambahan luas itu, bandara tersebut dapat menampung 5.729.600 penumpang dari saat ini 2.641.800 penumpang.

"Kapasitas bandara ditingkatkan hampir 3 kali lipat, menuju 5,7 juta. Kami harapkan seiring dengan diatasinya pandemi Covid-19, dengan angka penularan yang terus kita tekan, kepatuhan disiplin, testing tracing, treatment, dan vaksinasi, bandara ini mudah-mudahan dapat menjadi awal kebangkitan ekonomi Sulawesi Utara dan pariwisata Indonesia," ujar Sandiaga Uno.

"Dengan bandara ini kita ingin menunjukkan tonggak atau milestones bahwa pembangunan infrastruktur ini akan membangkitkan kembali. Kita bersama-sama akan upayakan agar tepat waktu, tepat manfaat, dan tepat sasaran. on time, on track dan on budget," kata Sandiaga Uno.


Apalagi, Sulut sedang membangun satu dari lima destinasi wisata super prioritas, di Likupang yang memiliki jarak tempuh sekitar 1,5 jam dari Manado.


Sandiaga Uno menyebut bakal membuat Creative Hub menjadi etalase UMKM terbaik. Itu untuk memberikan kesempatan bagi mereka berinovasi, produk terbaik yang di kurasi tersebut dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi.

"Pak Bupati minta ada Kulintang yang sebentar lagi akan diakui UNESCO juga, produk-produk UMKM lainnya. Nanti ada dua panggung, dan area UMKM. Jadi nanti seperti di airport di Bali, dimana setiap penumpang yang tiba dan berangkat akan dapat melihat karya-karya terbaik Sulawesi Utara. Kita akan on boarding digitalisasi juga tidak hanya di showroom saja tapi juga masuk ke market place dengan QR Code," ujar Sandiaga Uno.

"Tahun ini karena ada realokasi penanganan Covid-19, kita upayakan agar anggaran tersebut dapat tetap dilaksanakan, khususnya agar destinasi prioritas pariwisata ini bisa tepat waktu sesuai arahan bapak Presiden. Kita harus siap-siap apabila Covid-19 ini sudah berakhir, maka pariwisata kita jangan sampai tertinggal. Kalau kata pak asisten target wisatawan 200 ribu, saya targetkan 500 ribu wisawatan datang," Sandiaga Uno menambahkan.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara Praseno Hadi mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Pusat melalui Kemenparekraf terhadap pemulihan ekonomi di Sulawesi Utara.

"Terima kasih pak Menteri, begitu menginjak lantai disini artinya sudah menjadi orang Manado. Kita semua saudara dan kita semua ciptaan Tuhan. Pak Menteri memang berasal dari sini, terima kasih motivasi nya, jangan bosan-bosan datang kemari, kami sangat merindukan bapak Menteri untuk mendorong pariwisata di Sulawesi Utara khususnya di Minahasa Utara," ujar Praseno Hadi.

"Sebagai milestones dan pemicu. Karena Covid-19, banyak teman-teman kita menganggur. Pariwisata kita 2 tahun lalu sebelum Covid-19, hampir 200 ribu turis asing datang ke Sulawesi Utara. Dengan bandara ini kapasitas naik tiga kali lipat, kita harapkan turis yang datang juga meningkat. Sehingga masyarakat dapat hidup pariwisata baik dari hotel, souvernir, semua unsur pariwisata. Kita harapkan bantuan dari pak Menteri ini, setelah vaksinasi ini selesai kita bisa bangkit kembali," dia menambahkan.

Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda menyambut baik kedatangan Menparekraf dengan rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang.

"Selamat datang, ada kawasan strategis nasional pariwisata super prioritas. Kedatangan bapak menteri membuat kita semakin bersemangat, memacu kami untuk melihat keseriusan pemerintah pusat dalam menyaksikan kawasan pariwisata khusus Likupang. Kami akan terus bekerja berlari, untuk mendukung apa yang di dorong pemerintah pusat. Agar ini dapat semakin terwujud Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata ini dapat cepat terwujud dan dapat melayani turis jika penerbangan sudah dibuka. Akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujarnya.



Simak Video "Manado Kembali Diterjang Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA