Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 12 Mar 2021 21:18 WIB

TRAVEL NEWS

Cerita Pria yang Beli Rumah Seharga Cuma Rp 17 Ribu di Italia

Sisilia di Italia
Ilustrasi Sisilia Italia Foto: (iStock)
Mussomeli -

Desa di Italia membanderol murah harga rumah, ada yang dijual seharga Rp 17 ribu atau 1 euro untuk merayu orang agar tinggal di desa tersebut. Ini kisah seorang pria yang akhirnya beli rumah di sana.

Danny McCubbin, seorang konsultan digital berusia 56 tahun yang telah tinggal di London selama 17 tahun terakhir, mengambil risiko setelah dia membaca artikel berita tentang rumah yang dijual seharga Rp 17 ribu di Italia untuk menghidupkan kembali desa-desa Italia dengan menawarkan rumah murah.

Dia tidak kecewa setelah membeli rumah dan malah mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama. McCubbin mengatakan dia selalu bermimpi tinggal di Italia, dan skema pembelian rumah Rp 17 ribu itu merupakan sebuah dorongan terakhir yang dia butuhkan.

"Saya telah menjadi sukarelawan untuk komunitas di Italia selama lebih dari 10 tahun dan selalu menjadi niat saya untuk pindah ke sini suatu hari nanti," katanya kepada Ladbible seperti dikutip dari The Independent, Jumat (12/3/2021).

"Teman-teman dari seluruh dunia mulai mengirimi saya lebih banyak artikel tentang proyek tersebut. Saya ingat pada saat itu semua orang tampaknya terpesona oleh gagasan ini dan saya ingin mencari tahu sendiri apakah itu terlalu bagus untuk menjadi kenyataan," ujarnya.

Dia menetap di Mussomeli, sebuah kota dengan 11.000 penduduk di pulau Sisilia. Setelah mengunjunginya tiga kali dan melihat 25 properti, McCubbin menemukan rumah idamannya. Dia menggambarkan prosesnya sangat mudah sambil mengatakan bahwa kota itu sangat menyambut semua pembeli rumah.

"Mereka tahu bahwa kami membantu menghidupkan kembali kota ini," katanya.

Meskipun rencana awalnya adalah untuk tinggal paruh waktu di Sisilia, McCubbin, yang berasal dari Australia, memutuskan untuk tinggal di Italia. "Saya tahu Italia memiliki tantangannya juga, tetapi ada rasa kebersamaan yang besar di sini, terutama di Sisilia di mana orang-orang telah berjuang untuk waktu yang lama," katanya.



Simak Video "Tak Lagi Zona Merah, Warga Milan Mulai Bergeliat"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA