Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 14 Mar 2021 23:19 WIB

TRAVEL NEWS

Tren Corona Menurun di Indonesia, Ini Daerah yang Masih Zona Merah

Fokus Turis Terdampar di Negeri Orang
Ilustrasi traveling saat pandemi COVID-19 Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta -

Tren penularan COVID-19 di Indonesia cenderung mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir ini. Hari ini pemerintah melaporkan tambahan 4.714 kasus baru COVID-19.

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (14/3/2021) sore. Dengan bertambahnya 4.714 kasus baru, hingga kini total ada 1.419.455 kasus COVID-19 terkonfirmasi di RI.


Presiden Joko Widodo di awal Maret lalu sempat mengatakan kasus positif terus menurun. "Ini sangat bagus dan kita harapkan kita terus bekerja keras dan tren lanjut penurunan ini bisa turun, turun dan terus turun," ujar Jokowi.

Presiden Joko Widodo menilai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang diterapkan di Jawa dan Bali menunjukkan hasilnya.

Memang setelah sempat mencapai angka 12.000-an kasus per hari di akhir Januari sampai awal Februari, kasus Corona menunjukkan penurunan meski jumlah positif masih tinggi. Semoga ada penurunan zona merah juga seiring penurunan kasus positif yang biasanya akan diumumkan beberapa hari lagi.

Berikut data lengkap zona merah Corona per 28 Februari 2021:

Nusa Tenggara Timur

Kupang
Kota Kupang


Jawa Tengah

Cilacap
Banyumas
Wonosobo
Wonogiri
Rembang
Kota Surakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta

Bantul

Bali

Tabanan
Badung
Kota Denpasar

Dari daftar yang dirilis Satgas COVID-19 itu juga diketahui bahwa zona oranye yang memiliki risiko sedang, jumlahnya paling banyak yaitu 277 daerah. Kemudian zona kuning dengan risiko rendah berjumlah 211 daerah.

Sementara itu untuk zona hijau yang tidak ada kasus, berjumlah 11 daerah. Lalu zona hijau yang tidak terdampak jumlahnya 3 daerah.



Simak Video "Zona Merah RI Saat Ini Terbanyak Sejak Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA