Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 02 Apr 2021 13:12 WIB

TRAVEL NEWS

Pendakian Gunung Tambora Dibuka, Perhatikan Kuota dan Syaratnya

Faruk Nickyraw
detikTravel
Gunung Tambora
Jalur pendakian Gunung Tambora sudah dibuka lagi. (Faruk Nickyraw/detikcom)
Dompu -

Setelah ditutup akibat pandemi Covid-19, Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT) dibuka kembali. Tapi,a da persyaratan pendakian yan harus dipenuhi traveler.

Gunung Tambora yang terletak di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, dibuka setelah pihak TN Gunung Tambora memperhatikan kondisi cuaca serta dampak pandemi yang semakin kondusif.

Para pendaki sudah bisa melakukan pendakian Gunung Tambora pada semua jalur mulai tanggal 1 April 2021.

"Mengingat kondisi cuaca yang semakin kondusif saat ini, maka semua jalur pendakian dibuka untuk kegiatan berwisata baik pendakian atau wisata alam lainnya," kata KBTU TN Gunung Tambora, Deni Rahardi, kepada detikcom, Jumat (2/4/2021).

Deni mengatakan pembukaan objek wisata di Taman Nasional Gunung Tambora, termasuk untuk aktivitas pendakian, traveler wajib menerapkan protokol kesehatan. Setiap wisatawan yang akan mendaki Gunung Tambora diwajibkan memakai masker, membawa sanitizer, menjaga jarak, dan perlengkapan pribadi

"Dari pengelola juga menerapkan pembatasan quota kunjungan dan jumlah hari berkunjung maksimal tiga hari dua malam (3D 2N)," kata Deni.

Selain itu, para pendaki wajib membawa hasil tes bebas Covid-19. Untuk pengunjung yang dari luar Pulau Sumbawa dan menggunakan pesawat, wajib melakukan test ulang bebas Covid-19 di rumah sakit atau klinik di sekitar wilayah Dompu dan Bima.

"Bagi pengunjung yang melanggar ketentuan tersebut maka pengunjung atau pendaki tersebut akan diberikan sanksi termasuk akan diusulkan dalam daftar blacklist pendakian gunung di Indonesia," dia menegaskan.

Taman Nasional Gunung Tambora juga menerapkan kuota pengunjung. Deni menyebut kuota pendakian hanya diberikan maksimal 30 persen. Sementara itu, untuk objek wisata nonpendakian kuota kunjungan mencapai 50 persen.

"Pendakian maksimal 30 persen dari DD Wisata Alam TN Gunung Tambora, khususnya untuk aktivitas pendakian dengan rincian kuota maksimal per jalur yakni jalur, jalur pendakian Pancasila 251 orang per hari, jalur Kawinda To'i 129 orang per hari, jalur Piong 87 orang per hari dan jalur Doro Ncanga 87 orang per hari," kata dia.

"Balai TN Gunung Tambora akan melakukan evaluasi mingguan atas pembukaan jalur pendakian tersebut, sama halnya dengan objek wisata air terjun Oi Marai yang sudah dibuka sebelumnya," dia menambahkan.

"Apabila ditemukan pelanggaran atau terjadi klaster baru penyebaran Covid-19, jalur pendakian dan objek wisata Taman Nasional Gunung Tambora akan ditutup kembali," dia menegaskan.



Simak Video "Mas Gondrong Bernazar Memotong Rambut di Puncak Rinjani Lombok"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA