Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 06 Apr 2021 15:10 WIB

TRAVEL NEWS

Arab Saudi: Umroh Hanya untuk Mereka yang Sudah Divaksinasi

Syanti Mustika
detikTravel
CLARIFIES THAT THE UMRAH PILGRIMAGE CAN BE UNDERTAKEN AT ANY TIME OF THE YEAR -- In this photo released by Saudi Ministry of Hajj and Umrah, Muslims practice social distancing while praying around the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque during the first day umrah pilgrimages were allowed to restart, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Oct. 4, 2020. The umrah pilgrimage, or smaller pilgrimage, can be undertaken at any time of the year. A very small, limited number of people donning the white terrycloth garment symbolic of the Muslim pilgrimage circled Islams holiest site in Mecca on Sunday after Saudi Arabia lifted coronavirus restrictions that had been in place for months. (Saudi Ministry of Hajj and Umrah via AP)
Jemaah di Masjidil Haram Foto: AP Photo
Riyadh -

Arab Saudi mempunyai kebijakan bagi siapapun yang ingin umroh diwajibkan harus sudah mendapatkan vaksinasi. Kebijakan ini diambil untuk mencegah penularan di tengah pandemi virus Corona.

Diberitakan Aljazeera, Selasa (5/4/2021) Kementerian Haji dan Umrah mengatakan hanya yang diimunisasi yang akan diberikan izin untuk melakukan sholat dan umrah di Masjidil Haram di Mekah. Juga pada hari Senin Otoritas Saudi, yang telah divaksinasi juga diizinkan melakukan umroh sepanjang tahun, mulai dari bulan suci Ramadan.

Orang yang divaksinasi di sini adalah mereka yang tidak hanya menerima dosis vaksin dua kali. Bagi yang baru sekali suntik, setidaknya telah 14 hari sebelum melakukan umroh. Atau bisa juga orang yang telah sembuh dari virus Corona.

Dalam websitenya, Kementerian Haji dan Umroh merinci secara jelas tentang kebijakan baru untuk perizinan salat di Masjidil Haram. Berikut rinciannya.

1. Pemberian izin umroh dan salat di Masjidil Haram serta berkunjung ke Masjid Nabawi mulai tanggal 1 Ramadhan 1442 H bagi orang yang diimunisasi sesuai dengan aplikasi (Tawakkalna). Untuk kategori imunisasi (Orang Imun yang mendapat dua dosis COVID-19 vaksin / Immune Person setelah 14 hari menerima dosis pertama vaksin COVID-19 / Immune Person yang sembuh dari infeksi).
2. Izin pemesanan untuk menunaikan ibadah umrah, salat dan kunjungan melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), karena waktu yang tersedia dan kapasitas operasional dengan tetap berpegang pada protokol kesehatan.
3. Menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi (Tawakkalna), langsung dari pendaftar.

Terkait kebijakan ini, Kementerian mengatakan akan meningkatkan kapasitas operasional masjid suci sesuai dengan langkah-langkah dan pembatasan COVID-19. Juga tidak jelas apakah kebijakan yang muncul di tengah meningkatnya infeksi virus korona di Arab Saudi, akan diperpanjang hingga haji tahunan akhir tahun ini.



Simak Video "Arab Saudi Larang 20 Negara Masuk Wilayahnya, Termasuk Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA